Kesederhanaan ini adalah bentuk dari gastronomi kontemplatif, di mana makanan bukan untuk pamer, tetapi untuk menikmati proses dan substansinya.
Kita bisa melihatnya dalam cara orang Sunda menyajikan makanan: tidak terlalu banyak bumbu, tapi kaya rasa. Tidak terlalu ribet plating-nya, tapi penuh keharmonisan warna dan tekstur.
Dalam dunia kuliner kontemporer, nilai-nilai ini sangat relevan. Konsep back to basics, natural taste, dan mindful eating yang kini banyak diadopsi oleh restoran mewah dunia, sejatinya telah lama hidup di meja-meja makan keluarga Sunda.
Tradisi makan bersama: Dari lesehan ke piknik alam
Gastronomi Sunda tidak pernah lepas dari konteks sosial. Makan adalah kegiatan kolektif, bukan individual.
Bahkan dalam suasana santai seperti makan di sawah saat panen, atau makan bersama di pinggir sungai saat jalan-jalan keluarga, selalu ada unsur kebersamaan dan kesalingan.
Baca Juga: Puan Maharani desak Menkop Budi Arie klarifikasi tuduhan terhadap PDIP soal judi online
Hidangan disusun di atas daun pisang, semua duduk lesehan, dan lauk dibagikan tanpa perbedaan.
Tradisi ini adalah bentuk kuliner yang merayakan kesetaraan. Tidak ada siapa yang lebih dulu atau lebih banyak; semua makan bersama, tertawa bersama, dan merasakan kelezatan bukan hanya dari makanan, tapi dari kehangatan yang tercipta.
Dalam dunia restoran saat ini, banyak tempat mencoba mengadopsi konsep communal dining atau family style serving.
Namun masyarakat Sunda sudah menjalankannya sejak dahulu, tanpa perlu label atau istilah keren.
Ancaman dan tantangan: Memori yang mulai memudar
Namun, seperti banyak warisan budaya lain, gastronomi Sunda juga menghadapi tantangan besar.
Baca Juga: Hakim terkemuka Iran Ehsan Bagheri tewas dibunuh saat berangkat kerja, otoritas sebut aksi teroris
Modernisasi, urbanisasi, dan globalisasi telah mengikis kedekatan masyarakat dengan makanan tradisional.
Artikel Terkait
Makanan kesukaan orang Bandung, kalian harus coba batagor jika ke kota Sunda ini!
Berburu kuliner, mengenal ragam kelezatan makanan masyarakat sunda
Gina Octavia Puspitasari, atlet remaja muaythai dan penari Sanggar Tari Soca Niskala Sunda Subang yang berprestasi ke tingkat nasional
Susi Pudjiastuti diangkat jadi penasihat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ini tugasnya
Ketua Komisi Informasi Jawa Barat dorong implementasi UU keterbukaan informasi publik secara optimal
Kang Rey tegaskan sinergi pembangunan Subang dan Jawa Barat dalam Musrenbang di Cirebon
Gubernur Dedi Mulyadi tegaskan pentingnya ketertiban umum sebagai fondasi pembangunan Jawa Barat