196 SPPG di Subang, baru 55 kantongi SLHS, 185 sudah jalani uji lab, masih ada catatan teknis

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 11 Juni 2026 | 21:01 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Dwinan Marchiawati, saat memberikan keterangan terkait perkembangan SPPG di ruang kerjanya, Kamis 11 Juni 2026
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Dwinan Marchiawati, saat memberikan keterangan terkait perkembangan SPPG di ruang kerjanya, Kamis 11 Juni 2026

GENMILENIAL.IDDinas Kesehatan Kabupaten Subang mencatat sebanyak 196 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah terdata hingga 18 Mei 2026.

Dari jumlah tersebut, baru 55 SPPG yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sementara sisanya masih dalam proses pemenuhan persyaratan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Dwinan Marchiawati, mengungkapkan bahwa capaian ini menunjukkan masih perlunya percepatan dalam proses sertifikasi, meskipun sebagian besar SPPG telah melalui tahapan pemeriksaan awal.

Baca Juga: TNI AD tertibkan rumah dinas di Lenteng Agung, 45 KK sudah sukarela tinggalkan hunian

“Jumlah SPPG di Subang itu ada 196, nah SPPG yang sudah SLHS itu baru 55, ini data hingga tanggal 18 Mei 2026,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis, 11 Juni 2026.

Mayoritas SPPG sudah diuji, masih ada catatan

Dari total SPPG yang ada, sebanyak 185 unit telah menjalani uji laboratorium, sementara 13 lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan.

Berdasarkan data hasil pemeriksaan, sebagian besar SPPG telah memenuhi standar dasar kesehatan dan higiene pangan.

Namun demikian, masih ditemukan sejumlah catatan teknis pada beberapa indikator penilaian, seperti kelengkapan standar operasional prosedur (SOP), aspek higiene, hingga sanitasi lingkungan yang belum sepenuhnya optimal.

Baca Juga: Polda Jatim gelar wayang kulit semalam suntuk di Banyuwangi, meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara

“Yang sudah diperiksa laboratorium itu 185, jadi yang menunggu hasil lab itu 13,” jelas dr. Dwinan.

Meski terdapat catatan tersebut, tidak ada SPPG yang masuk kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). Hal ini menunjukkan bahwa secara umum kondisi dapur masih dalam batas standar kelayakan dasar.

Ribuan penjamah pangan sudah dilatih

Upaya peningkatan kualitas juga dilakukan melalui pelatihan. Seluruh SPPG yang ada telah mendapatkan pembinaan, dengan total 8.585 penjamah pangan yang telah dilatih oleh Dinas Kesehatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X