Ia tumbuh hampir di semua pekarangan rumah, mudah diolah, dan bisa disimpan dalam berbagai bentuk.
Dari singkong, lahirlah beragam olahan: tape, kripik, kicimpring, combro, misro, lemet, dan banyak lagi.
Dalam pandangan agro-gastronomi, singkong adalah tanaman resilien yang cocok dengan iklim dan tanah vulkanik Pasundan.
Ia tidak rewel, bisa tumbuh di tanah kering, dan tidak butuh pupuk mahal. Inilah sebabnya singkong menjadi tulang punggung ketahanan pangan di banyak daerah, terutama di masa krisis.
Beberapa transformasi rasa dari singkong yang paling memukau antara lain:
Baca Juga: Atasi kepadatan di Mina, Kemenag terapkan skema tanazul untuk 30 ribu jemaah haji
• Tape singkong: Proses fermentasi menciptakan rasa manis, asam, dan aroma khas. Diolah menjadi kue bolu, es tape, atau langsung dimakan.
• Kicimpring: Kripik tipis dari adonan singkong dan rempah, sering dijadikan camilan atau pelengkap nasi.
• Lemet: Kue manis kukus berbahan singkong parut, gula merah, dan kelapa, dibungkus daun pisang.
Dalam kerangka kuliner modern, singkong memiliki potensi luas. Ia bisa menjadi pengganti gluten, diolah menjadi pasta bebas gluten, tepung roti, bahkan digunakan dalam teknik kuliner molekuler untuk menciptakan gel dan saus.
Dapur kampung: Inkubator inovasi
Dapur-dapur kampung Sunda adalah inkubator alami dari inovasi kuliner. Tidak perlu alat canggih atau bahan mahal, cukup kreativitas, keterampilan rasa, dan ketersediaan bahan lokal.
Perempuan-perempuan di desa seperti Nagreg, Rancakalong, atau Cianjur, adalah food technologist tanpa gelar yang telah menciptakan resep turun-temurun.
Baca Juga: Hadapi puncak haji, Kemenag upayakan pasangan jemaah terpisah bisa bersama saat Armuzna
Mereka mengerti bagaimana memadukan bahan, mengukur rasa dengan intuisi, dan menjaga keutuhan rasa tradisi.
Dari dapur ini pula muncul konsep plating ala Sunda: sederhana tapi menarik. Nasi liwet dihidangkan di atas daun pisang, lalapan disusun dalam warna-warni, dan sambal selalu menjadi pusat perhatian.
Semua ini adalah bagian dari culinary aesthetics yang sebenarnya telah hidup lama sebelum masuk ke dunia restoran.
Artikel Terkait
Makanan kesukaan orang Bandung, kalian harus coba batagor jika ke kota Sunda ini!
Berburu kuliner, mengenal ragam kelezatan makanan masyarakat sunda
Gina Octavia Puspitasari, atlet remaja muaythai dan penari Sanggar Tari Soca Niskala Sunda Subang yang berprestasi ke tingkat nasional
Susi Pudjiastuti diangkat jadi penasihat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ini tugasnya
Ketua Komisi Informasi Jawa Barat dorong implementasi UU keterbukaan informasi publik secara optimal
Kang Rey tegaskan sinergi pembangunan Subang dan Jawa Barat dalam Musrenbang di Cirebon
Gubernur Dedi Mulyadi tegaskan pentingnya ketertiban umum sebagai fondasi pembangunan Jawa Barat