Inilah catatan dari perbincangan panjang kami. Ia bisa dibaca sebagai wawancara. Bisa juga sebagai esai.
Baca Juga: KORPRI usulkan batas usia pensiun ASN naik, jabatan fungsional utama bisa sampai 70 tahun
Tapi barangkali, paling tepat dibaca sebagai undangan: untuk melihat kembali cara kita menyambut orang lain—dan mungkin, juga menyambut diri sendiri.
1. Memulihkan yang retak, membangun yang lupa
Ada luka yang tak selalu membekas di kulit, tapi terasa dalam pada denyut ekonomi dan budaya sebuah pulau.
Bali 2002 adalah satu dari sedikit tragedi yang menguji bukan hanya keamanan nasional, tapi daya tahan spiritual sebuah bangsa.
Ledakan di Paddy’s Pub dan Sari Club menghapus ratusan nyawa, tetapi juga memukul telak satu sektor: pariwisata. Yang biasanya riuh oleh bahasa asing, mendadak sunyi. Hotel jadi kosong. Warung-warung tutup. Ekonomi pariwisata roboh.
Baca Juga: Sudah 131 ribu lebih jemaah haji Indonesia terima kartu Nusuk, ini fungsi dan cara mendapatkannya
Hariyanto mengisahkan momen itu bukan dengan dramatik, tapi dengan sebuah kalimat yang jernih:
“Kami tak hanya kehilangan wisatawan. Kami kehilangan rasa percaya.”
Di titik itu, pemerintah tak hanya membenahi infrastruktur. Mereka memulai sesuatu yang lebih subtil: membenahi relasi.
Lewat arahan Menteri I Gede Ardika, masyarakat Bali diajak untuk mengubah cara pandang. Bahwa wisatawan Nusantara tak kalah mulia dari turis Eropa. Bahwa hormat tak boleh selektif.
Seruan ini bukan sekadar slogan. Pemerintah memindahkan agenda nasional ke Bali sebagai bentuk solidaritas. Insentif untuk warga lokal digencarkan.
Baca Juga: Usulan batas pensiun ASN hingga 70 tahun, DPR khawatir peluang fresh graduate tertutup
Tapi yang paling penting: masyarakat Bali menyambut dengan hati yang lebih lapang. Wisatawan domestik kini tak sekadar disambut, mereka dihormati.
Artikel Terkait
Bianglala jadi wahana favorit baru pengunjung Flora Wisata D’Castello, Guntara : Berkat dorongan pemerintah dan teman-teman media
Menparekraf Sandiaga Uno kunjungi Desa Cisaat dan serahkan penghargaan Desa Wisata Cisaat masuk ke dalam Top 50 Desa Wisata ADWI 2024
Rayakan liburan tahun baru, ini rekomendasi wisata di sekitar ruas tol ASTRA Infra
Ayo-Promedia gelar touring ke Rancabuaya! intip 3 fakta wisata pantai eksotis di Garut yang diidamkan wisatawan
‘Sabtu Bersama Kang Rey’: Strategi wisata Bupati Subang gaet PAD dan investasi
D'Castello dorong wisata ramah lingkungan lewat aksi tanam 1.000 pohon di Ciater
Rekomendasi 5 destinasi wisata bertema Buddha untuk libur Waisak 2025