Kronologi ledakan di gudang amunisi prajurit TNI Madiun, bermula dari dentuman keras yang kejutkan warga

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 17 Juli 2026 | 22:29 WIB
Menyoroti fakta terkini ihwal kasus ledakan dalam Gudang Amunisi TNI di Madiun, Jawa Timur, pada Kamis, 16 Juli 2026 (Instagram.com/@madiunwisata - @info.madiun)
Menyoroti fakta terkini ihwal kasus ledakan dalam Gudang Amunisi TNI di Madiun, Jawa Timur, pada Kamis, 16 Juli 2026 (Instagram.com/@madiunwisata - @info.madiun)

GENMILENIAL.ID – Insiden ledakan dahsyat yang terjadi di gudang amunisi milik prajurit TNI di Madiun, Jawa Timur, mengejutkan publik.

Peristiwa tersebut tidak hanya viral di media sosial, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di kalangan personel TNI.

Informasi awal beredar luas melalui media sosial, salah satunya dari akun Instagram @info.madiun yang menyebutkan adanya sejumlah prajurit TNI yang menjadi korban akibat ledakan tersebut.

“Sejumlah anggota TNI dilaporkan mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan,” tulis unggahan tersebut.

Baca Juga: Duh! Antrean panjang BBM picu jeritan kecewa warga di Sumut: Seperti antre bansos, padahal beli pakai duit

Pihak TNI Angkatan Darat (AD) pun telah membenarkan adanya insiden ledakan yang terjadi di kompleks militer wilayah Madiun tersebut.

Kronologi ledakan berawal dari dentuman keras

Ledakan diketahui terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI yang berada di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dentuman keras yang berasal dari dalam kompleks militer tersebut sempat mengejutkan warga sekitar. Suara ledakan bahkan terdengar cukup jauh dan memicu kepanikan di lingkungan sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Ruang kelas bocor disorot, Kang Rey pastikan perbaikan sekolah dikawal ketat

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

1 Prajurit meninggal, 6 lainnya terluka

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, mengungkapkan bahwa total terdapat tujuh personel TNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Dari jumlah tersebut, satu orang prajurit dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X