Di masa kini pendidikan lebih berfokus pada aspek pengetahuan dengan rumus hapalan teori bagi para peserta didik, dan penilaian pun terfokus pada ujian berbasis tulis yang menguji hapalan yang nantinya akan menjadi indikator bagi kepintaran peserta didik.
Padahal aspek dalam dunia pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan saja tapi ada juga aspek keterampilan dan sikap yang jauh lebih penting untuk diajarkan pada peserta didik.
Pendidikan yang bisa mengajarkan sikap bagi peserta didik yaitu dengan melaksanakan pendidikan karakter yang bisa dilakukan baik secara terkonsep maupun tidak terkonsep.
Pendidikan karakter bisa dilakukan dengan membuat konsep yang terstruktur dan perencanaan pembelajaran yang kompleks atau bisa juga tanpa konsep dengan langsung mengajarkan bagaimana bersikap baik ketika ada terjadi suatu masalah.
Baca Juga: Biaya haji tahun 2024, Kemenag sebut Rp93,4 juta, Jamaah hanya bayar Rp56,04 juta
Pendidikan karakter merupakan hal penting untuk menentukan sikap peserta didik karena karakter merupakan dasar bagi peserta didik untuk menentukan bagimana dia bersikap terhadap orang lain.
Pendidikan karakter seharusnya menjadi aspek yang lebih penting daripada sekedar pengetahuan karena dalam bersosialisasi dengan orang lain sikap akan menjadi indikator penilaian orang lain terhadap baik atau tidak nya siswa.
Salah satu contoh pendidikan karakter yaitu dimulai dari mengajarkan menghormati kepada orang yang lebih tua seperti guru dan orang tua dengan bertutur kata yang baik dan menjaga kerapihan berpenampilan khususnya di sekolah.
Selain itu kita juga harus bisa mengajarkan peserta didik untuk bisa menghargai orang yang lebih muda dibawahnya dengan menjadi contoh bagi orang yang lebih muda daripada dia.
Baca Juga: Nawawi Pomolango resmi dilantik Presiden Jokowi jadi Ketua KPK sementara gantikan Firli Bahuri
Hal-hal tersebut tentunya hal yang mungkin sederhana namun dalam penerapannya perlu konsistensitas serta contoh yang konkrit dari guru itu sendiri.
Guru menjadi role model bagi peserta didik tentunya guru akan menjadi sangat paham mengenai bagaimana cara serta efek dalam menerapkan pendidikan karakter tersebut.
Dan pendidikan karakter didapatkan dari proses bersosialisasi dengan lingkungan yang baik.
Fajar Muharam G.S
Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang
Artikel Terkait
ESAI : Membangun karakter peserta didik melalui keteladanan guru
ESAI : Tingkat keterbukaan dengan gangguan kecemasan di lingkungan keluarga
ESAI : Tingkat perceraian makin tinggi, apa penyebabnya?
ESAI : Stop bullying! demi masa depan anak bangsa yang lebih cerah
ESAI : Guru dan tantangan zaman, adab murid terhadap guru semakin terlupakan
ESAI : Rendahnya minat baca pada anak
ESAI : Moderasi beragama