ESAI : Penerapan pendidikan karakter bagi pembentukan sikap siswa

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Selasa, 28 November 2023 | 10:06 WIB
Fajar Muharam G.S, Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang
Fajar Muharam G.S, Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang

Di masa kini pendidikan lebih berfokus pada aspek pengetahuan dengan rumus hapalan teori bagi para peserta didik, dan penilaian pun terfokus pada ujian berbasis tulis yang menguji hapalan yang nantinya akan menjadi indikator bagi kepintaran peserta didik.

Padahal aspek dalam dunia pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan saja tapi ada juga aspek keterampilan dan sikap yang jauh lebih penting untuk diajarkan pada peserta didik.

Pendidikan yang bisa mengajarkan sikap bagi peserta didik yaitu dengan melaksanakan pendidikan karakter yang bisa dilakukan baik secara terkonsep maupun tidak terkonsep.

Pendidikan karakter bisa dilakukan dengan membuat konsep yang terstruktur dan perencanaan pembelajaran yang kompleks atau bisa juga tanpa konsep dengan langsung mengajarkan bagaimana bersikap baik ketika ada terjadi suatu masalah.

Baca Juga: Biaya haji tahun 2024, Kemenag sebut Rp93,4 juta, Jamaah hanya bayar Rp56,04 juta

Pendidikan karakter merupakan hal penting untuk menentukan sikap peserta didik karena karakter merupakan dasar bagi peserta didik untuk menentukan bagimana dia bersikap terhadap orang lain.

Pendidikan karakter seharusnya menjadi aspek yang lebih penting daripada sekedar pengetahuan karena dalam bersosialisasi dengan orang lain sikap akan menjadi indikator penilaian orang lain terhadap baik atau tidak nya siswa.

Salah satu contoh pendidikan karakter yaitu dimulai dari mengajarkan menghormati kepada orang yang lebih tua seperti guru dan orang tua dengan bertutur kata yang baik dan menjaga kerapihan berpenampilan khususnya di sekolah.

Selain itu kita juga harus bisa mengajarkan peserta didik untuk bisa menghargai orang yang lebih muda dibawahnya dengan menjadi contoh bagi orang yang lebih muda daripada dia.

Baca Juga: Nawawi Pomolango resmi dilantik Presiden Jokowi jadi Ketua KPK sementara gantikan Firli Bahuri

Hal-hal tersebut tentunya hal yang mungkin sederhana namun dalam penerapannya perlu konsistensitas serta contoh yang konkrit dari guru itu sendiri.

Guru menjadi role model bagi peserta didik tentunya guru akan menjadi sangat paham mengenai bagaimana cara serta efek dalam menerapkan pendidikan karakter tersebut.

Dan pendidikan karakter didapatkan dari proses bersosialisasi dengan lingkungan yang baik.

Fajar Muharam G.S
Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X