GENMILENIAL.ID — Kasus kematian Sutrimo, pria yang disebut sebagai kepala rumah tangga (Karumga) atau penjaga rumah milik eks Jampidsus Febrie Adriansyah, masih menyisakan tanda tanya.
Peristiwa ini sebelumnya sempat ramai diperbincangkan publik di media sosial lantaran munculnya sejumlah kejanggalan dalam informasi yang beredar.
Polda Metro Jaya diketahui masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo, yang juga dikaitkan dalam pesan berantai sebagai Karumga milik Febrie Adriansyah.
TKP disebut sudah rusak
Terbaru, penyidik mengakui mengalami kendala dalam mengungkap kasus tersebut.
Salah satu hambatan utama berasal dari kondisi tempat kejadian perkara (TKP) yang disebut sudah tidak lagi steril.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah menyebut kerusakan TKP terjadi akibat aktivitas warga yang keluar masuk lokasi dalam beberapa hari terakhir.
"Infonya TKP kan sudah berapa hari ini rusak, itu jadi kendalanya," kata Iskandarsyah, Senin, 27 Juli 2026.
"Pasti orang sudah berlalu lalang di situ kan dari hari Kamis," lanjutnya.
CCTV dan data medis masih ditelusuri
Meski demikian, polisi memastikan proses penyelidikan tetap berjalan. Penyidik kini mengandalkan sejumlah petunjuk lain, seperti rekaman CCTV, keterangan saksi, hingga data medis korban.
Selain melakukan olah TKP, polisi juga telah mengajukan permintaan data ke pihak rumah sakit untuk melengkapi proses penyelidikan.
Artikel Terkait
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah belum ditahan, pakar sorot dugaan tebang pilih hingga janggalnya penanganan kasus
Ceritakan kronologi ucapan 'punya otak gak' ke wartawan, Hotman Paris akui sempat emosi saat dicecar soal Febrie Adriansyah
Asprinya diisukan jadi simpanan Febrie Adriansyah, Hotman Paris beberkan pertemuan pertama justru saat pemeriksaan kasus dugaan korupsi
Viral aksi demonstrasi mahasiswa di gedung Kejagung Jakarta, desak eks Jampidsus Febrie Adriansyah diadili
Hotman Paris sebut Febrie Adriansyah sosok kebanggan Prabowo, istana: Jangan kaitkan dengan presiden
Curhat otaknya mumet urus kasus mega korupsi yang jerat Febrie Adriansyah, Hotman Paris pilih mundur jadi pengacara
Tak ada rompi pink di penahanan Febrie Adriansyah, Kejagung dikritik pertontonkan tindak hukum yang tak adil