GENMILENIAL.ID – Perhatian publik di media sosial tengah tertuju pada sosok gadis kecil di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, yang menangisi kepergian ayahnya.
Video yang memperlihatkan momen haru saat pemakaman sang ayah viral dan menyentuh hati banyak orang.
Dalam video tersebut, putri bungsu korban tampak histeris memanggil ayahnya ketika jenazah hendak dimakamkan di Desa Sidatapa.
Tangisan itu menjadi simbol duka mendalam akibat peristiwa tragis yang menimpa keluarganya.
Ayah dari gadis kecil itu diketahui menjadi korban amukan massa setelah diduga mencuri seekor ayam di desanya.
Peristiwa ini memicu keprihatinan luas, terlebih korban meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan sosok kepala keluarga.
Sorotan publik dan rasa duka yang mendalam
Peristiwa ini tidak hanya menyisakan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menggugah empati masyarakat luas.
Banyak warganet menyayangkan tindakan main hakim sendiri yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang.
Tangisan sang anak dianggap sebagai potret nyata dampak sosial dari tindakan kekerasan yang dilakukan secara sepihak.
Di usia yang masih sangat muda, ia harus menerima kehilangan besar yang membekas dalam hidupnya.
UAS: Itu anak kita
Artikel Terkait
Tegur pengamen mabuk, warga Pamanukan tewas dikeroyok, polisi tangkap 3 pelaku dalam 12 jam
Dijerat Pasal 170 ayat 3 KUHP, 6 anggota Yanma Polri jadi tersangka pengeroyokan maut debt collector di Kalibata
Kurang dari 24 jam, Polres Subang bongkar pengeroyokan maut di jalan raya, 5 orang jadi tersangka
Orang tua korban pengeroyokan apresiasi gerak cepat Polres Subang, harap pelaku dihukum seberat-beratnya
Ayah tewas dikeroyok massa usai diduga curi ayam aduan di Bali, viral anak menangis pilu saat jenazah tiba di rumah duka
Soal kasus main hakim sendiri yang tewaskan pria di Bali, Kementerian HAM bakal dampingi keluarga korban
Curhat istri pria yang dikeroyok usai dituding maling ayam aduan di Bali, sebut cari uang untuk bayar SPP anak