• Minggu, 18 Oktober 2026

ESAI : Urgensi moderasi beragama dalam pendidikan Islam bagi generasi milenial

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Sabtu, 7 Oktober 2023 | 15:56 WIB
Anja Hawari Fasya, Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang
Anja Hawari Fasya, Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang

Baca Juga: Langkah kunci dalam seleksi karyawan melalui tes Kepribadian, tes kognitif, dan wawancara

Pendidikan Agama Islam di nilai penting dalam melakukan kampanye penyebaran Islam ramah dan penuh kasih sayang.

Guru sebagai pengajar perlu melakukan interpetasi dan kontekstualisasi kembali terhadap teks-teks yang digunakan untuk melegitimasi intolenrasi, kekerasan dan aksi terorisme.

Dengan demikian, sedikitnya mampu menciptakan generasi muda yang menjadi agen of peace. Generasi muda yang bekerja keras untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Sebagai penutup tulisan sederhana ini, kiranya benar apa yang dikatakan Helen Keller seorang penulis sekaligus aktivis politik yang memenangkan piala Oscar dua kali, beliau mengatakan 'Hasil pendidikan tertinggi adalah toleransi'

Anja Hawari Fasya, Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang Jurusan Pendidikan Agama Islam

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Feodalisme warisan budaya materi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:45 WIB

ESAI: Berkah Tuhan vs monopoli materi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:44 WIB

ESAI: Pada hari kemerdekaan, biarkan pekerja pulang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 01:26 WIB

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB
X