ESAI : Pemilihan umum dalam perspektif generasi zaman now

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Minggu, 11 Juni 2023 | 14:16 WIB
Akbar Tri Pratama, Mahasiswa STIE Miftahul Huda Subang
Akbar Tri Pratama, Mahasiswa STIE Miftahul Huda Subang

Pemilihan umum (Pemilu) merupakan salah satu momen penting dalam demokrasi, di mana setiap warga negara memiliki hak untuk memberikan suara mereka dan turut berpartisipasi dalam menentukan arah politik negara. 

Dalam proses demokrasi ini, suara anak muda atau generasi muda memiliki peranan yang sangat penting. 

Anak muda adalah agen perubahan masa depan yang mampu membawa ide-ide segar, energi positif, dan perspektif baru dalam dunia politik.

Dalam perspektif anak muda, pemilu adalah kesempatan untuk menyuarakan aspirasi dan kepentingan mereka. Generasi muda seringkali memiliki pandangan yang berbeda tentang isu-isu sosial, ekonomi, dan lingkungan. 

Baca Juga: Abrasi dan banjir tahunan di Mayangan, Kang Lukmantias sebut harus ada mitigasi bencana yang jadi perhatian

Mereka menginginkan perubahan nyata dalam masyarakat dan memperjuangkan nilai-nilai seperti keadilan, kesetaraan, keberlanjutan, serta kebebasan berekspresi.

Salah satu hal penting yang diperhatikan oleh anak muda dalam pemilu adalah adanya representasi yang memadai. Mereka ingin melihat pemimpin yang mampu mewakili kepentingan mereka dengan baik. 

Anak muda menginginkan pemimpin yang tidak hanya mendengarkan suara mereka, tetapi juga bertindak untuk mengatasi masalah-masalah yang mereka hadapi, seperti pengangguran, pendidikan yang berkualitas, akses perawatan kesehatan yang terjangkau, serta perlindungan lingkungan.

Selain itu, anak muda juga sangat peka terhadap keberagaman dan inklusivitas dalam proses politik. 

Baca Juga: Kunjungi puluhan nelayan, Mochamad Lukmantias Amin tawarkan soal jaminan ketenagakerjaan dan layanan kesehatan

Mereka mendukung adanya partisipasi aktif dari berbagai kelompok masyarakat, tanpa memandang perbedaan agama, suku, gender, atau latar belakang sosial. 

Anak muda menginginkan pemilu yang adil, transparan, dan bebas dari praktek-praktek politik yang korup atau diskriminatif.

Dalam era teknologi dan informasi seperti sekarang, anak muda juga memanfaatkan media sosial dan platform daring untuk menyebarkan pesan politik mereka. 

Mereka aktif berdiskusi, berbagi informasi, dan memobilisasi rekan-rekan sebaya untuk turut serta dalam proses Pemilu. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X