ESAI: Pada hari kemerdekaan, biarkan pekerja pulang

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Sabtu, 8 Agustus 2026 | 01:26 WIB
Muhammad Rabih, Pemerhati Sosial
Muhammad Rabih, Pemerhati Sosial

Sebab bagi saya, tiap-tiap karyawan adalah pahlawan dan pejuang dalam versinya masing-masing.

Mereka merelakan waktu, tenaga, pikiran, dan sebagian hidupnya untuk bekerja. Dan di balik setiap pekerja yang berangkat ke kantor, ada orang-orang tercinta yang juga ikut merelakan kehadirannya.

Maka sebagai pimpinan perusahaan setidaknya dalam imajinasi saya saya ingin menitipkan salam hangat dan ucapan terima kasih kepada orang-orang tersayang dari setiap karyawan kami.

Selamat menikmati kemerdekaan.

Dirgahayu Indonesia.

Muhammad Rabih, Pemerhati Sosial

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Pada hari kemerdekaan, biarkan pekerja pulang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 01:26 WIB

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB
X