GENMILENIAL.ID – Data, riset, dan perencanaan pembangunan menjadi bagian dari keseharian Iwan Syahrul Anwar sebagai Kepala Bapperida Kabupaten Subang.
Namun, di balik dunia kerja yang lekat dengan riset pembangunan tersebut, Iwan memiliki ruang lain yang sudah tumbuh sejak masa sekolah, yakni sastra.
Ketertarikannya terhadap sastra bermula ketika masih duduk di SMA Negeri 1 Subang. Saat itu, Iwan kerap menghabiskan waktu di perpustakaan masjid sekolah dan mulai banyak membaca buku-buku sastra.
Baca Juga: Penerima KIP kuliah 2026 harus masuk desil berapa? Begini cara cek kriteria kondisi ekonomi di DTSEN
Dari kebiasaan membaca itulah, sastra perlahan menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Baginya, membaca karya sastra bukan sekadar mengisi waktu, tetapi juga memperkaya cara memahami kehidupan sekaligus cara menyampaikan gagasan.
Dari perpustakaan masjid hingga karya sastra
Iwan mengenal beragam karya dan penulis dari kebiasaan membaca sejak sekolah. Khalil Gibran, Rendra, Chairil Anwar, hingga Sapardi Djoko Damono termasuk nama yang menarik perhatiannya.
Karya Sapardi, misalnya, kembali ia temukan melalui perkembangan media digital. Puisi Hujan Bulan Juni menjadi salah satu karya yang ia nikmati melalui YouTube.
Baca Juga: Bansos pangan beras dirapel di September 2026, ini langkah saat bantuan belum kunjung diterima
Selain puisi, Iwan juga membaca karya berbentuk novel. Ia mengikuti seri Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, termasuk tiga buku awal dalam rangkaian tersebut.
Ketertarikannya terhadap sastra juga bersentuhan dengan kehidupan personal. Karya Pipit Senja menjadi salah satu bacaan yang memiliki cerita tersendiri bagi Iwan.
Ia kerap menjadikan karya Pipiet Senja sebagai hadiah ulang tahun untuk istrinya, Pipit, lantaran kemiripan nama keduanya.
Nama lain yang turut ia baca antara lain Asma Nadia dan Helvy Tiana Rosa. Ada pula karya Anis Matta, Biarkan Kuncupnya Mekar Jadi Bunga, yang menurutnya menarik karena menggambarkan dinamika hubungan suami istri.
Baca Juga: Keluhan guru SD Takalar saat cicip menu MBG basi yang hendak dibagikan ke siswa: Gatal di mulut
Artikel Terkait
Sinopsis buku Soe Hok Gie 'Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan'
Zaman Peralihan, merenung karya Soe Hok Gie dalam gelombang perubahan
Merajut keragaman dalam sastra, UKWMS Kampus Madiun gelar 'Tadarus Puisi dan Pameran Puisi Eksperimental'
Sinopsis buku antologi puisi 'Gemuruh Palung Hati' karya Ai Lundeng
Sastra Persia: Jejak spiritual dan budaya dari peradaban kuno hingga sufi modern
Subang Nyastra Volume 4 hadirkan bincang dan pentas sastra di Subang Creative Center
Subang Nyastra Vol. 4: Sastra jadi ruang hidup, terapi jiwa, dan identitas bangsa