ESAI: Idul Adha bertepatan dengan hari Jumat, benarkah kewajiban salat Jumat gugur dengan adanya salat id?

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Kamis, 5 Juni 2025 | 20:55 WIB
Aghitsna Waliyaz Zulfa, Mahasiswa tingkat ke-3 di Universitas al-Ahgaff, Tarim
Aghitsna Waliyaz Zulfa, Mahasiswa tingkat ke-3 di Universitas al-Ahgaff, Tarim

Jika ingin pindah dari madzhab sebelumnya ke madzhab lain, hukumnya diperbolehkan dengan syarat setelah pindah harus mengikuti pendapat madzhab tersebut secara utuh dalam satu qodliyah (contoh: rukun wudhu mengikuti maliki, batalnya wudhupun harus mengikuti maliki), dan tidak mengikuti madzhab untuk mengambil rukhsahnya saja atau masalah yang mudah-mudah saja sesuai keinginan nafsu.

Maka dari itu, di hari raya Idul Adha yang suci ini, jangan merusak kesucian amal salih di dalamnya dengan menebarkan pemahaman yang salah dan sesat menyesatkan. Waallahu a’lam.

Aghitsna Waliyaz Zulfa, Mahasiswa tingkat ke-3 di Universitas al-Ahgaff, Tarim

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X