ESAI : Belajar bertutur santun

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 22:57 WIB
Rizky Ramadhan, Mahasiswa Unsika
Rizky Ramadhan, Mahasiswa Unsika

Namun, belajar bertutur santun tidak selalu mudah. Dalam dunia yang semakin maju dengan perkembangan teknologi yang pesat.

Kebebasan berpendapat di media sosial serta lemahnya mempertahankan etika komunikasi yang baik dapat menjadi tantangan tersendiri.

Namun, dengan kesadaran akan pentingnya etika dan moral untuk terus bertutur sopan dan satun dengan implementasi secara rutin.

Baca Juga: Polusi udara Jakarta tinggi, IDAI rekomendasikan agar anak-anak banyak konsumsi buah

Maka, generasi emas Indonesia tidak menjadi khayalan belaka.

Dengan demikian, penting bagi kita semua untuk mengapresiasi dan mendorong praktik bertutur santun dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini bukan hanya tentang mengikuti aturan sosial, tetapi juga untuk mempertahankan keharmonisan yang kuat, mendukung perkembangan pribadi, dan menciptakan masyarakat yang lebih baik.

Rizky Ramadhan, Mahasiswa Unsika

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X