GENMILENIAL.ID – Di tengah tantangan pendidikan era digital, peran orang tua justru dinilai menjadi faktor penentu yang kerap terabaikan dalam membentuk karakter dan disiplin siswa di sekolah.
Hal itu disampaikan Tatang Rohana, Kepala Sekolah SMPN 1 Serangpanjang yang juga menjabat sebagai Plt Kepala SMPN 1 Sagalaherang, saat ditemui di SMPN 1 Sagalaherang, Selasa, 2 Juni 2026.
Meski baru sekitar satu bulan memegang dua sekolah sekaligus, Tatang menegaskan dirinya bukan sosok baru di wilayah Subang selatan.
Baca Juga: Kang Rey ajak generasi muda jadikan Pancasila ideologi hidup, bukan hafalan
Sebelumnya, ia telah menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Kasomalang selama 2 tahun 5 bulan, sehingga cukup memahami karakteristik wilayah dan siswa di daerah tersebut.
Karakter siswa dan lingkungan yang mendukung
Menurut Tatang, wilayah Subang selatan memiliki keunggulan dari sisi geografis dengan udara yang sejuk dan lingkungan yang relatif nyaman untuk kegiatan belajar.
Selain itu, secara kultural, siswa di wilayah selatan dikenal memiliki karakter yang santun dan ramah.
“Bahasa anak-anak di selatan cenderung lebih halus, lebih someah. Itu bagian dari kultur yang terbentuk secara alami,” ujarnya.
Baca Juga: Kebakaran Kemayoran sisakan duka, 620 jiwa kehilangan rumah di kawasan rawan api
Meski demikian, ia menegaskan bahwa karakter siswa pada dasarnya tetap beragam, baik di wilayah selatan maupun daerah lain.
“Ada yang rajin, ada juga yang kurang. Itu hal biasa. Justru di situlah peran pendidikan, membentuk yang kurang menjadi lebih baik,” jelasnya.
Tantangan utama: Peran orang tua
Lebih jauh, Tatang menilai tantangan terbesar dalam dunia pendidikan saat ini justru terletak pada kurangnya keselarasan antara pola pendidikan di sekolah dan di rumah.
Artikel Terkait
Anggaran pendidikan 2026 tembus Rp757,8 triliun, tertinggi sepanjang sejarah
Refleksi Ferry Irwandi di awal 2026: Pendidikan harus hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat
Trisa Triandesa soroti pendidikan pascabencana di Aceh Tengah, siswa masih kekurangan buku
Soroti krisis tata krama siswa, Wakasek SMPN 6 Subang tekankan peran pengawasan dan pendidikan karakter
Hardiknas 2026 di Subang, Wakil Bupati ajak perkuat partisipasi wujudkan pendidikan bermutu
Gebrakan pendidikan Subang: 238 Kepsek dilantik, Rp28 miliar digelontorkan bereskan kelas rusak
Disorot minim transparansi, Dewan Pendidikan Subang diminta turun ke lapangan dan jelaskan kinerja