Kepala sekolah di Subang soroti tantangan pendidikan, tekankan peran orang tua di era digital

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 2 Juni 2026 | 20:43 WIB
Tatang Rohana, Kepala Sekolah SMPN 1 Serangpanjang sekaligus Plt Kepala SMPN 1 Sagalaherang, saat berada di ruang kerja di SMPN 1 Sagalaherang, Selasa, 2 Juni 2026
Tatang Rohana, Kepala Sekolah SMPN 1 Serangpanjang sekaligus Plt Kepala SMPN 1 Sagalaherang, saat berada di ruang kerja di SMPN 1 Sagalaherang, Selasa, 2 Juni 2026

GENMILENIAL.ID – Di tengah tantangan pendidikan era digital, peran orang tua justru dinilai menjadi faktor penentu yang kerap terabaikan dalam membentuk karakter dan disiplin siswa di sekolah.

Hal itu disampaikan Tatang Rohana, Kepala Sekolah SMPN 1 Serangpanjang yang juga menjabat sebagai Plt Kepala SMPN 1 Sagalaherang, saat ditemui di SMPN 1 Sagalaherang, Selasa, 2 Juni 2026.

Meski baru sekitar satu bulan memegang dua sekolah sekaligus, Tatang menegaskan dirinya bukan sosok baru di wilayah Subang selatan.

Baca Juga: Kang Rey ajak generasi muda jadikan Pancasila ideologi hidup, bukan hafalan

Sebelumnya, ia telah menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Kasomalang selama 2 tahun 5 bulan, sehingga cukup memahami karakteristik wilayah dan siswa di daerah tersebut.

Karakter siswa dan lingkungan yang mendukung

Menurut Tatang, wilayah Subang selatan memiliki keunggulan dari sisi geografis dengan udara yang sejuk dan lingkungan yang relatif nyaman untuk kegiatan belajar.

Selain itu, secara kultural, siswa di wilayah selatan dikenal memiliki karakter yang santun dan ramah.

“Bahasa anak-anak di selatan cenderung lebih halus, lebih someah. Itu bagian dari kultur yang terbentuk secara alami,” ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Kemayoran sisakan duka, 620 jiwa kehilangan rumah di kawasan rawan api

Meski demikian, ia menegaskan bahwa karakter siswa pada dasarnya tetap beragam, baik di wilayah selatan maupun daerah lain.

“Ada yang rajin, ada juga yang kurang. Itu hal biasa. Justru di situlah peran pendidikan, membentuk yang kurang menjadi lebih baik,” jelasnya.

Tantangan utama: Peran orang tua

Lebih jauh, Tatang menilai tantangan terbesar dalam dunia pendidikan saat ini justru terletak pada kurangnya keselarasan antara pola pendidikan di sekolah dan di rumah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X