Di pelosok Cupunagara, Kang Rey temui warga yang hidup di tengah ancaman tanah bergerak

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 3 Juni 2026 | 23:43 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) saat berdialog dengan warga terdampak tanah bergerak di Kampung Ciwangun, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Rabu 3 Juni 2026 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) saat berdialog dengan warga terdampak tanah bergerak di Kampung Ciwangun, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Rabu 3 Juni 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak di Kampung Ciwangun, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Rabu, 3 Juni 2026.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga sekaligus melihat penanganan yang telah berjalan.

Bencana pergeseran tanah yang terjadi sejak 11 Mei 2026 itu mengakibatkan sedikitnya 25 rumah mengalami kerusakan akibat retakan.

Selain itu, sekitar 240 jiwa terdampak dan masih menghadapi kondisi tanah yang labil.

Baca Juga: Viral keluhan siswi Malut soal jalur ekstrem ke sekolah, minta dibangunkan jembatan ke Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos

Tinjau lokasi dan serap aspirasi warga

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Subang berdialog langsung dengan warga untuk mengetahui kondisi di lapangan.

Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran terkait keamanan tempat tinggal mereka serta kebutuhan pascabencana.

Wilayah Kampung Ciwangun yang berada di perbatasan Kabupaten Subang dan Bandung Barat memiliki akses yang cukup terbatas, sehingga penanganan bencana membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah daerah.

Baca Juga: Nasib Dadan Hindayana berubah drastis dalam 3 hari: Baru pulang haji, jabatan dicopot, lalu jadi tersangka korupsi

Salurkan bantuan untuk warga terdampak

Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah bersama sejumlah pihak menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Bantuan tersebut meliputi dana Rp25 juta dari Baznas Kabupaten Subang, paket sembako dari Dinas Sosial dan BPBD, serta bantuan pribadi dari Bupati sebesar Rp25 juta.

Bantuan tersebut akan disalurkan kepada warga berdasarkan tingkat kerusakan rumah yang dialami, sebagai upaya meringankan beban masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X