GENMILENIAL.ID — Di tengah bencana gempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ada cerita tentang kehilangan, kekhawatiran, dan perjuangan untuk kembali bangkit.
Di antara mereka yang terdampak adalah para jurnalis.
Selama ini, mereka terbiasa berada di tengah peristiwa untuk mengabarkan kondisi masyarakat, mendatangi lokasi bencana, menyampaikan aspirasi para korban, hingga membantu relawan dalam distribusi bantuan.
Kini, sebagian dari mereka justru menjadi korban gempa bumi yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.
Gempa susulan masih terjadi dengan jumlah mencapai 7.492 kali. Pendataan terhadap korban juga masih berlangsung, sementara distribusi bantuan terus dilakukan di sejumlah wilayah terdampak.
Gempa rusak puluhan ribu rumah
Gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 tersebut menyebabkan kerusakan pada lebih dari 70 ribu unit rumah.
Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total rumah yang mengalami kerusakan mencapai 77.912 unit.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.597 rumah mengalami rusak berat, 18.537 rumah rusak sedang, dan 34.778 rumah mengalami rusak ringan.
Baca Juga: Viral aksi para siswa SD di NTT sambut kepala dinas dari seberang sungai: Ayo maju, jangan ragu!
Di antara puluhan ribu rumah yang terdampak itu, terdapat rumah milik para jurnalis yang selama ini menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Bagi seorang jurnalis, kehilangan rumah bukan hanya berarti kehilangan tempat untuk pulang.
Rumah juga menjadi ruang untuk beristirahat setelah menjalankan pekerjaan, tempat menyimpan peralatan liputan, dokumen, serta berbagai kenangan bersama keluarga.
Artikel Terkait
Dari ekskul sekolah ke pimred media, ini kisah emas perjalanan jurnalis Arvendo Mahardika di Pro-spective Bootcamp Promedia Group
CSR Promedia Group dan SKI perbaiki atap rumah wartawan di Lembang yang hampir roboh, jadi lebih layak
Momen haru warga Sumbar siapkan 5 ton rendang buat korban gempa NTT: Dulu kami dibantu, kini giliran kita
Tertimbun reruntuhan gempa NTT, nenek 84 tahun ditemukan selamat meski tak makan-minum selama 4 hari
Kisah pilu anak 2 tahun dikabarkan meninggal dunia usai bertahan melawan dingin di posko pengungsian gempa NTT
Fakta di balik video viral pejabat BNPB wawancara dari kafe terkait gempa NTT
Viral aksi para siswa SD di NTT sambut kepala dinas dari seberang sungai: Ayo maju, jangan ragu!