GENMILENIAL.ID - Momen haru mewarnai perjuangan relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimantan Barat (Kalbar).
Setelah berhari-hari berjibaku dengan panas dan asap, para relawan akhirnya menyaksikan hujan turun di tengah perjuangan memadamkan api.
Momen tersebut terekam dalam video yang dibagikan salah satu relawan karhutla, Asrul Putra Nanda, melalui akun Instagram pribadinya @asrulputrananda pada Rabu, 16 September 2026.
Baca Juga: Nilai investasi Subang capai Rp18 triliun, Kajari tegaskan jangan ganggu investasi
Bagi para relawan, turunnya hujan menjadi momen yang sangat dinantikan.
Guyuran air membasahi tanah yang sebelumnya kering sekaligus membantu memadamkan kobaran api karhutla yang masih menyala di sejumlah titik.
"Ya Allah, berkahilah hujan ini. Basahi tanah yang kering," ungkap Asrul.
"Padamkan api yang masih membara di dalam gambut. Lindungi warga dan para relawan yang masih berjuang," sambungnya.
Baca Juga: Kejari Subang tetapkan Kades Parigimulya tersangka dugaan pemerasan PT KITS Rp1,37 miliar
67 Hari berjibaku dengan api karhutla
Dalam penuturannya, Asrul mengungkapkan perjuangannya bersama para relawan telah berlangsung selama 67 hari di sejumlah titik api karhutla di wilayah Kalimantan.
Penantian panjang itu kemudian menghadirkan suasana berbeda ketika hujan turun dan membasahi lokasi yang sebelumnya dipenuhi panas serta asap.
Bagi para relawan, hujan tersebut seolah menjadi jeda setelah perjuangan panjang menghadapi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
Baca Juga: Siapa Gus Arif? Orang dekat Nusron Wahid yang diduga jadi pengepul duit pertanahan di ATR BPN
Artikel Terkait
Viral momen Gubernur Kalteng Agustiar Sabran ke lokasi karhutla usai ramai dikritik ihwal penanganan bencana
Pelarian sunyi orang utan ‘sempurna’ dari amukan karhutla di Kalbar: Terbaring dalam parit, berakhir duka
2 Relawan damkar di Kalteng wafat usai berjuang padamkan karhutla, diduga kelelahan usai padamkan api
BGN tak membantah MBG sempat disalurkan saat sekolah libur dampak karhutla: Dapur sudah persiapan, harus dimasak dan diambil
Saat Upin dan Ipin ikut bersuara soal dampak asap karhutla yang merebak dari Kalimantan-Sumatera
Karhutla di Gunung Awu Sangihe, diduga berawal dari kompor portabel milik guide pendaki yang dipakai masak mi
Viral helikopter raksasa milik Jepang diterjunkan ke Kalbar, diklaim untuk bantu padamkan karhutla