GENMILENIAL.ID — Budayawan Jawa Barat Ki Maher melihat Keraton Sumedang Larang memiliki fungsi penting sebagai bagian dari pertahanan budaya sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, posisi Sumedang sebagai Puser Budaya Sunda menjadi modal budaya yang dapat diperkuat untuk menggerakkan berbagai potensi masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan Ki Maher kepada awak media setelah diskusi publik bertema ‘Memakmurkan Kerajaan Sumedang’ yang digelar di Keraton Sumedang Larang, Sabtu, 5 September 2026.
Diskusi tersebut turut dihadiri Ketua Pembina Forum Bumdes Jawa Barat sekaligus inisiator Pergerakan HURIP Srimanganti Urip Soeprianto atau Bos Urip, Radya Anom Keraton Sumedang Larang Rd. Luky Djohari Soemawilaga, serta puluhan petani dan kelompok tani dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Keraton sebagai pertahanan budaya
Ki Maher mengatakan posisi keraton sebagai aktor utama dalam konteks Puser Budaya Sunda membuatnya memiliki peran dalam menjaga pertahanan budaya di Kabupaten Sumedang.
Fungsi tersebut dinilai penting untuk mempertahankan perekat sosial dan kepemimpinan budaya masyarakat di tengah perubahan akibat arus globalisasi.
Baca Juga: 3 Kecamatan Tanggamus diguyur hujan abu vulkanik Anak Krakatau, BPBD imbau warga waspada
“Dengan tagline Puser Budaya Sunda dan keraton sebagai aktor utamanya, pertahanan budaya di Kabupaten Sumedang sudah berjalan dan mumpuni. Ini menjadi perekat sosial dan kepemimpinan budaya di tengah arus globalisasi yang ekstraktif,” kata Ki Maher.
Menurutnya, keberadaan pertahanan budaya tersebut tidak harus dipisahkan dari kehidupan ekonomi masyarakat. Justru, penguatan ekonomi dapat menjadi bagian yang melengkapi sekaligus memperkuat gerakan kebudayaan yang dijalankan keraton.
“Nah, kita melihat perlu ada penguatan lebih pada sisi ekonomi. Maka, dibuatlah peluang-peluang dan potensi-potensi yang bisa kita orkestrasi menjadi kegiatan ekonomi sebagai pelengkap dan penguat gerakan kebudayaan keraton,” jelasnya.
Baca Juga: Duh! Seorang pria ngamuk di jalanan Jaksel bikin geram warganet: Sok jagoan, akhirnya tak berkutik
Budaya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan
Artikel Terkait
Forum BUMDes Subang gandeng Kemendes PDT, dorong percepatan legalitas dan penguatan ekonomi desa
Ki Maher: Bencana tak lagi bisa diprediksi, saatnya manusia kembali menjaga alam
Pelatihan gratis dari Desa Sidajaya, LPK Balkondes Lembur Cigarukgak cetak SDM siap kerja untuk industri Subang
LPK Balkondes Cigarukgak dan SMKN 1 Cipunagara jalin MoU, siapkan lulusan siap kerja
Harmoni jadi senjata! Cara Ki Maher siapkan anak muda jaga bangsa
Bos Urip sambut Dandim baru Subang, ajak kolaborasi bangun daerah
Pergerakan HURIP Srimanganti bekerja sama dengan Keraton Sumedang Larang, gerakkan ekonomi petani lewat jagung hibrida