GENMILENIAL.ID - Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Taufik Hidayat (TH) terhadap pacarnya, YTR, terus menjadi perhatian publik setelah penyidik meningkatkan proses hukum ke tahap rekonstruksi.
Peristiwa yang terjadi di Bandung, Jawa Barat ini sebelumnya sempat viral di media sosial karena dugaan kekerasan yang berlangsung dalam jangka waktu cukup panjang.
Kini, pihak kepolisian dari Polda Jawa Barat tengah mendalami tempat kejadian perkara (TKP) serta menyusun rekonstruksi utama yang dijadwalkan pada 2 Juli 2026.
Rekonstruksi tersebut dilakukan untuk mengungkap secara rinci rangkaian kekerasan yang diduga terjadi sejak Mei 2024 hingga Juni 2026.
Kasus ini pun membuka diskusi luas terkait fenomena hubungan toksik yang kerap luput dari perhatian.
Siklus kekerasan dalam hubungan toksik
Psikolog Joyce Manurung menjelaskan bahwa kekerasan dalam hubungan sering kali tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui siklus yang berulang.
Ia menyebut, pola tersebut dimulai dari fase tension building atau meningkatnya ketegangan, lalu berlanjut ke fase ledakan kekerasan.
Setelah itu, biasanya pelaku menunjukkan penyesalan dan bersikap manis dalam fase yang dikenal sebagai honeymoon phase.
Pola inilah yang membuat korban kerap terjebak dan sulit keluar dari hubungan tersebut. Mereka sering kali berharap pasangan akan berubah, padahal siklus kekerasan terus berulang.
Cara menghadapi hubungan toksik
Dalam sebuah tayangan televisi, Joyce juga membagikan sejumlah tips bagi masyarakat untuk menghadapi hubungan yang tidak sehat.
Artikel Terkait
Penangkapan Taufik Hidayat: Polisi deteksi persembunyian tersangka lewat transaksi belanja
Buntut kasus Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi imbau pemilik kos lebih ketat terima penyewa
Muncul dugaan korban lain Taufik Hidayat, polisi ungkap belum ada laporan baru
Temperamental sejak lama, ayah Taufik Hidayat mengaku pernah dipukul pakai kayu gara-gara tak ada lauk
Sayembara berakhir usai penangkapan Taufik Hidayat, uang Rp250 juta akan diberikan untuk korban YTR
Kasus Taufik Hidayat: 4 Lokasi penganiayaan korban YTR hingga kemungkinan ada tersangka baru
Ikut menyoroti kasus penganiayaan berat Taufik Hidayat, Natalius Pigai: Keadilan diukur menurut korban dan keluarga