GENMILENIAL.ID - Beragam inovasi yang lahir dari pelajar, mahasiswa, puskesmas, hingga perangkat daerah Kabupaten Subang ditampilkan dalam Subang Innovation Festival (SIF) 2026.
Sejumlah karya yang dipamerkan bahkan mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pemanfaatan limbah nanas, produk ramah lingkungan, pencegahan stunting, kesehatan calon pengantin, hingga pelayanan administrasi kependudukan.
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur meninjau langsung 28 stan yang berada di Alun-Alun Kabupaten Subang sebelum menyerahkan penghargaan kepada para pemenang SIF 2026, Rabu, 23 September 2026.
Baca Juga: 112 Inovasi masuk SIF 2026, Bapperida Subang siapkan fasilitasi HAKI untuk para pemenang
Kang Akur mendatangi satu per satu stan dan berdialog dengan para inovator untuk melihat secara langsung karya yang dihasilkan putra-putri Kabupaten Subang.
Limbah nanas jadi bahan inovasi ramah lingkungan
Potensi nanas yang menjadi salah satu komoditas Kabupaten Subang turut menginspirasi sejumlah peserta SIF 2026 untuk menciptakan inovasi berbasis bahan tersebut.
Di kategori mahasiswa, Politeknik Negeri Subang menghadirkan BRIKLOVE, yakni inovasi briket biomassa bernilai kalor tinggi dari limbah ampas tebu dan daun nanas di Kabupaten Subang. Inovasi tersebut meraih juara ketiga.
Masih dari Politeknik Negeri Subang, terdapat JERNANOZ yang menjadi juara harapan pertama. Inovasi ini berupa biofoam antimikroba berbasis jerami padi dan kulit nanas dengan nano-ZnO sebagai kemasan pangan ramah lingkungan.
Baca Juga: Jelang bansos PKH-BPNT tahap 4, hindari 4 faktor perubahan data ini agar saldo tak gagal cair!
Sementara itu, Pine Paper menjadi juara harapan kedua pada kategori mahasiswa. Inovasi tersebut berupa seed paper berbasis mahkota nanas untuk mendukung pengurangan limbah kertas dan penghijauan.
Pemanfaatan limbah nanas juga muncul pada kategori pelajar SMA. Pesona Bioplastik dari MAN 1 Subang meraih juara pertama melalui inovasi kantong plastik ramah lingkungan berbasis limbah nanas dengan kombinasi gelatin dan pati jagung.
Di tingkat SMP, SMPIT As-Syifa Boarding School Jalancagak meraih juara pertama melalui ECO-NANAS, yakni deterjen cair ekstrak nanas dan buah lerak sebagai alternatif surfaktan ramah lingkungan.
Inovasi kesehatan angkat isu stunting
Artikel Terkait
DPRD Subang gelar Rapat Paripurna, bahas tiga Raperda strategis termasuk pembentukan BAPPERIDA
BP4D dorong perbaikan layanan dasar, Subang target naik peringkat SPM Jawa Barat
BP4D Subang dorong OPD hadirkan inovasi nyata lewat Subang Innovation Festival 2025
BP4D Subang gaspol tulis ulang sejarah, targetkan perda dan identitas daerah lebih kuat
Santri kelola sampah jadi potensi ekonomi, Kang Akur dorong pesantren di Subang jadi contoh
179 PNS Subang purna tugas, Kang Rey tegaskan jabatan berakhir, pengabdian tak boleh berhenti
112 Inovasi masuk SIF 2026, Bapperida Subang siapkan fasilitasi HAKI untuk para pemenang