GENMILENIAL.ID — Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus juru bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, ditemukan meninggal dunia di unit tempat tinggalnya di Rusun ASN IKN pada Sabtu.
Jenazah Troy ditemukan di Rusun ASN 3, Tower 6, Lantai 1, Kamar 102 yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Kabar duka tersebut juga disampaikan melalui akun Instagram resmi @ikn_id.
“Turut berduka cita atas berpulangnya Troy Harold Yohanes Pantouw, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik (8 Mei 1968-25 Juli 2026),” tulis akun tersebut.
Baca Juga: Kronologi kebakaran yang hanguskan rumah di Pulomas, diduga karena korsleting listrik
“Semoga diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” lanjut unggahan tersebut.
Sempat keluhkan sakit lambung
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Troy diketahui sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya. Hal ini terungkap dari keterangan saksi yang telah diperiksa pihak kepolisian.
“Hasil pemeriksaan saksi bahwa almarhum mengalami sakit nyeri lambung sejak 3 hari yang lalu sebelum meninggal,” ujar Kapolresta IKN Kombes Supriyanto dalam keterangannya.
Baca Juga: Bukan ogah bayar, penjual nasi uduk ungkap awal mula bentrok di Matraman karena geber-geber motor
Pihak kepolisian menyebut masih mendalami riwayat kesehatan korban untuk memastikan keterkaitan dengan penyebab kematian.
“Itu yang masih kami dalami termasuk memeriksa saksi-saksi. Mengenai riwayat sakitnya apa, masih menunggu keterangan medis lanjutan,” katanya.
Tidak ditemukan tanda kekerasan
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Artikel Terkait
Otorita IKN beberkan rencana pembangunan tahap II: Anggaran capai Rp270 triliun, 20 ribu pekerja siap dikerahkan
Pemerintah tepis isu IKN jadi kota hantu: Basuki pastikan proyek berlanjut, Purbaya ingatkan jangan percaya media asing
Selain dicap ‘kota hantu’, akademisi ungkap dua isu utama yang bikin IKN jadi sorotan media asing
Akademisi NTU beberkan fakta pembiayaan IKN: Rp122 triliun dari APBN sudah terserap habis
Sulfikar Amir ungkap potensi korupsi dalam proyek IKN: Dua tahun, Rp70 triliun habis, tapi tanpa audit
DPR cecar Kepala Otorita IKN soal kepastian jumlah ASN pindah ke IKN, singgung risiko bangunan mubazir
IKN butuh kepastian politik: Basuki tegaskan penetapan ibu kota politik pada 2028 dan pemindahan ASN mulai 2025