Fakta kasus pencabulan siswa SD di Tanjungbalai: Dari viral di media sosial hingga penetapan tersangka

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 26 Juli 2026 | 23:57 WIB
Momen viral oknum guru ASN berinisial A saat digeruduk warga di rumahnya terkait dugaan pencabulan siswa SD (Instagram/wilis_medan)
Momen viral oknum guru ASN berinisial A saat digeruduk warga di rumahnya terkait dugaan pencabulan siswa SD (Instagram/wilis_medan)

GENMILENIAL.ID – Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang siswa sekolah dasar di Tanjungbalai, Sumatera Utara, memicu kemarahan publik dan menjadi perhatian nasional.

Peristiwa ini mencuat setelah beredarnya video warga yang menggeruduk rumah seorang oknum guru berinisial A.

Dalam video tersebut, terlihat suasana tegang dengan teriakan dan makian dari warga yang geram terhadap dugaan perbuatan tersebut.

Situasi semakin memanas ketika guru A keluar dari rumahnya dan harus diamankan oleh aparat kepolisian.

Baca Juga: Jurnalis Ciamis ini apresiasi program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ Promedia Group, berharap manfaatnya bisa dirasakan banyak rekan sejawat

Kasus ini pun dengan cepat menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat, mulai dari kecaman hingga tuntutan penegakan hukum yang tegas.

Sudah diusut sebelum viral

Meski baru viral dalam beberapa hari terakhir, ternyata kasus ini sudah lebih dulu ditangani oleh Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai.

Kepala Dinas Pendidikan, Bukhori Ginting Suka, mengungkapkan bahwa laporan awal sudah diterima pada akhir Juni 2026 melalui pihak sekolah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak dinas segera memanggil kepala sekolah untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: Soal kasus main hakim sendiri yang tewaskan pria di Bali, Kementerian HAM bakal dampingi keluarga korban

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses klarifikasi awal sebelum kasus ini menjadi sorotan publik secara luas.

Bukhori menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya menangani kasus ini sesuai prosedur yang berlaku.

Namun, viralnya kasus di media sosial membuat perhatian terhadap kasus ini meningkat tajam dan memunculkan tekanan publik untuk penanganan yang lebih transparan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X