GENMILENIAL.ID — Kebakaran melanda sebuah rumah di kawasan Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, yang berujung duka mendalam.
Dalam peristiwa tersebut, dua anak dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak kobaran api di dalam rumah.
Korban diketahui merupakan kakak beradik, masing-masing berinisial W (14 tahun) dan M (11 tahun).
Keduanya tidak sempat menyelamatkan diri saat api dengan cepat membesar dan melahap bagian rumah.
Baca Juga: Bukan ogah bayar, penjual nasi uduk ungkap awal mula bentrok di Matraman karena geber-geber motor
Diduga akibat korsleting listrik
Petugas pemadam kebakaran menduga sumber api berasal dari korsleting listrik di dalam rumah. Dugaan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk dugaan ya, dugaan masih karena korsleting listrik. Untuk korban, ada dua orang. Yang pertama atas nama W usia 14 tahun dan M usia 11 tahun,” ujar petugas Damkar Jakarta Timur, Wahyudi, saat memberikan keterangan pada Minggu malam.
Saat api berhasil dipadamkan dan petugas mulai masuk ke lokasi, kedua korban ditemukan di area dapur rumah dalam kondisi tidak bernyawa.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.
Dalam upaya pemadaman, sebanyak 9 unit mobil pemadam kebakaran dan 45 personel dikerahkan ke lokasi.
Api berhasil dilokalisir pada pukul 19.51 WIB, kemudian dilanjutkan proses pendinginan hingga seluruh penanganan dinyatakan selesai pada pukul 21.21 WIB.
Momen pilu orang tua korban viral di media sosial
Artikel Terkait
Kebakaran Kemayoran sisakan duka, 620 jiwa kehilangan rumah di kawasan rawan api
Kebakaran hanguskan 30 rumah di Johar Baru Jakpus, 240 jiwa terdampak dan mengungsi
Asap hitam membumbung saat kebakaran TPA Jatiwaringin, BNPB libatkan helikopter untuk pemadaman
Kebakaran TPA Jatiwaringin: Sentilan WALHI sebut kegagalan pengelolaan sampah
Kebakaran berulang di eks TPA Panembong, Kang Rey tutup total: Dipicu gas metana
Kebakaran TPA Panembong jadi alarm, Kang Rey siapkan TPS 3R: TPA disebut bom waktu
Kebakaran pabrik triplek di Kuningan, Damkar masih berupaya padamkan api