Ada juga relief yang mengabarkan pembunuhan 17 warga Jerman, yang dituduh memimpin pemberontakan dengan warga lokal.
Serta terdapat lukisan Petrus Albertus Van Der Parra, Gubernur Jendral VOC yang terkenal biadab dan paling korup.
Budaya korup yang diwariskan oleh VOC dan Hindia Belanda itu, kini makin meruyak.
Ada sekira 23.000 entri koleksi penting di museum yang gedungnya dibangun atas perintah Gubernur-Jenderal Jan Pieterszoon Coen pada 1627. Lokasinya di daerah Nieuwe Markt (sekarang Taman Fatahillah).
Baca Juga: Vonis Harvey Moeis dinilai terlalu ringan, Prabowo minta Jaksa banding ke 50 tahun
Di Lantai 2, selain terdapat lukisan Gubernur-Jenderal yang korup itu, juga tergantung lukisan yang berisi tiga cerita tentang putusan hakim dalam pengadilan.
Lukisan pertama, sebelah kiri, adalah kisah hakim korup bernama Sisamnes, yang selalu memberikan vonis ringan kepada terdakwa.
Setelah diteliti, ternyata ia menerima suap dari para terdakwa. Raja memutuskan untuk mengadili dan memvonis mati sang hakim dengan cara kulitnya disisik hidup-hidup.
Setelah itu, kulit hasil sisiknya dikeringkan, dan dibuat pelapis dudukan untuk kursi hakim.
Di atas kursi itu, didudukanlah anaknya Sisamnes, yaitu Otanes, sebagai hakim pengganti.
Bila Otanes juga berlaku tidak adil, maka akan dikikis kulitnya, seperti ayahnya.
Cik, Prabowo yang sesumbar akan menangkap koruptor hingga antariksa, dan meminta hakim berlaku adil, juga meminta Jaksa Agung mengajukan banding.
Sanggupkah mengadili para Hakim yang dipimpin Eko Aryanto, yang memvonis Harvey Moeis hanya 6,5 tahun penjara. Prabowo mengatakan, rakyat juga tahu, rasa keadilan sudah dirampok.
Artikel Terkait
ESAI : Kado istimewa di Hari Guru, refleksi mengenai peran guru sebagai kunci pembentukan karakter siswa dengan pengelolaan sosial emosional
ESAI : Bullying? hindari circle dan lingkungan toxic
Kilas balik skandal korupsi Harvey Moeis yang kini divonis 6,5 tahun penjara usai terbukti maling uang di kasus PT Timah!
Banding kekayaan Harvey Moeis vs Helena Lim, dua koruptor dalam kasus PT Timah yang rugikan negara Rp300 triliun!
Menyoal vonis ringan Harvey Moeis di kasus korupsi PT Timah, tudingan hakim yang subjektif dari Kejagung hingga potret buruk di sektor tambang
Harvey Moeis tak hanya rugikan 300 triliun, tapi juga ‘Dibayari’ BPJS Kesehatan padahal orang kaya
Vonis Harvey Moeis dinilai terlalu ringan, Prabowo minta Jaksa banding ke 50 tahun