Masyarakat perlu mengetahui setiap calon yang diusung oleh partai politik, sampai kepada esensi teknis visi, misi dan program kerja yang akan dijalankan setelah terpilih.
Kebiasaan penggunaan politik uang yang kini menjadi hal lumrah yang ditunggu oleh masyarakat, bukan esensi program dan kinerja calon terpilih, seakan sudah menjadi hal yang lumrah karena ada anggapan setelah terpilih lupa kepada masyarakat yang mendukungnya.
Hal ini ke depan mungkin akan menjadi jurang pemisah antara partisipasi masyarakat dan program pembangunan daerah ke depan. Masyarakat akan semakin apatis terhadap Pilkada dan pembangunan daerahnya.
Dengan kondisi ekonomi kebanyakan masyarakat yang dapat dikatakan prihatin, susahnya mencari lapangan pekerjaan, masih banyaknya daerah yang memerlukan sentuhan kebijakan pemerintah daerah sebetulnya menjadi harapan yang sangat berarti bagi masyarakat. Masyarakat perlu tercerahkan oleh kegiatan Pilkada ini.
Baca Juga: Sinopsis film series Fallout distopia pasca kiamat yang menantang peradaban
Dari kondisi-kondisi di atas, upaya sosialisasi dari proses hingga pelaksanaan Pilkada ini perlu lebih gencar dilakukan agar diketahui masyarakat sebagai upaya pembelajaran kepada masyarakat, termasuk kepada pemilih pemula, sebagai penerus masa depan pembangunan bangsa.
Upaya maksimal penggunaan media, baik cetak, elektronik, radio maupun online (tiktok, IG, FB dan lainnya), upaya sosialisasi oleh aparat Babinsa dan Babinkamtibmas, aparat desa, RT, RW, hingga kader desa perlu mendapat ruang yang lebih dalam menjelaskan kepada masyarakat, bahwa betapa pentingnya memiliki kesadaran atau pengetahuan termasuk pengetahuan mengenai politik dan Pilkada ini untuk masa depan masyarakat sendiri dan untuk pembangunan daerahnya.
Sekali lagi upaya untuk mendorong mencerdaskan Masyarakat, termasuk dalam pendidikan politik dan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan proses demokrasi, perlu dilakukan secara maksimal.
Proses pembangunan Kabupaten Subang khususnya, sangat membutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat. Sinergi antara lapisan masyarakat dan pemerintah menjadi kekuatan dan modal penting dalam melaksanakan Pembangunan ke depan.
Ucu, S.S, Praktisi Pendidikan dan Pemerhati Masyarakat
Artikel Terkait
ESAI : Pilkada Subang 2024 dan nasib satu juta lebih masyarakat Subang
ESAI : Kaum muda itu perintis bukan pewaris, ambil peran dengan sehormat-hormatnya
Pilkada Subang, Beni Rudiono sebut ormas PS netral, saat ini fokus di kesekretariatan dan rencana buat rumah singgah gratis bagi pelajar dan mahasiswa
Tegas! putra dari R.H Atju Syamsudin, Bupati Subang periode 1967-1978 minta masyarakat agar jangan salah pilih pemimpin di Pilkada Subang 2024
ESAI : PPDB Sistem zonasi dan fenomena ‘Nyaah Dulang’
ESAI : Anak seusia SMP dan perilaku kekerasan
Hadiri launching Pilkada Subang, Dr. Imran ajak tokoh masyarakat yang punya kemampuan agar ikut daftar menjadi calon bupati dan wakil bupati