ESAI : Pilkada dan upaya mencerdaskan masyarakat

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Selasa, 11 Juni 2024 | 16:05 WIB
Ucu, S.S, Praktisi Pendidikan dan Pemerhati Masyarakat
Ucu, S.S, Praktisi Pendidikan dan Pemerhati Masyarakat

Baca Juga: Masyarakat adat dan FKUB, Budiono Ilyas : Kita ingin merangkul institusi yang berkaitan dengan itu, walaupun secara tupoksi bukan ranah FKUB

Masyarakat perlu mengetahui setiap calon yang diusung oleh partai politik, sampai kepada esensi teknis visi, misi dan program kerja yang akan dijalankan setelah terpilih. 

Kebiasaan penggunaan politik uang yang kini menjadi hal lumrah yang ditunggu oleh masyarakat, bukan esensi program dan kinerja calon terpilih, seakan sudah menjadi hal yang lumrah karena ada anggapan setelah terpilih lupa kepada masyarakat yang mendukungnya. 

Hal ini ke depan mungkin akan menjadi jurang pemisah antara partisipasi masyarakat dan program pembangunan daerah ke depan. Masyarakat akan semakin apatis terhadap Pilkada dan pembangunan daerahnya.

Dengan kondisi ekonomi kebanyakan masyarakat yang dapat dikatakan prihatin, susahnya mencari lapangan pekerjaan, masih banyaknya daerah yang memerlukan sentuhan kebijakan pemerintah daerah sebetulnya menjadi harapan yang sangat berarti bagi masyarakat. Masyarakat perlu tercerahkan oleh kegiatan Pilkada ini. 

Baca Juga: Sinopsis film series Fallout distopia pasca kiamat yang menantang peradaban

Dari kondisi-kondisi di atas, upaya sosialisasi dari proses hingga pelaksanaan Pilkada ini perlu lebih gencar dilakukan agar diketahui masyarakat sebagai upaya pembelajaran kepada masyarakat, termasuk kepada pemilih pemula, sebagai penerus masa depan pembangunan bangsa. 

Upaya maksimal penggunaan media, baik cetak, elektronik, radio maupun online (tiktok, IG, FB dan lainnya), upaya sosialisasi oleh aparat Babinsa dan Babinkamtibmas, aparat desa, RT, RW, hingga kader desa perlu mendapat ruang yang lebih dalam menjelaskan kepada masyarakat, bahwa betapa pentingnya memiliki kesadaran atau pengetahuan termasuk pengetahuan mengenai politik dan Pilkada ini untuk masa depan masyarakat sendiri dan untuk pembangunan daerahnya.   

Sekali lagi upaya untuk mendorong mencerdaskan Masyarakat, termasuk dalam pendidikan politik dan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan proses demokrasi, perlu dilakukan secara maksimal. 

Proses pembangunan Kabupaten Subang khususnya, sangat membutuhkan  dukungan dan peran serta masyarakat. Sinergi antara lapisan masyarakat dan pemerintah menjadi kekuatan dan modal penting dalam melaksanakan Pembangunan ke depan.

Ucu, S.S, Praktisi Pendidikan dan Pemerhati Masyarakat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X