Ini tanah airku, tempat kemarin aku lahir,
dan besok mati disambut juruselamat
Di negeriku sepanjang tahun ada matahari
yang menjadi mata bagi hari-hariku
Aku memetik dawai-dawai kecapi
di taman bunga segala warna
yang mengitari kursiku
Di cermin yang baru di-lap
aku berkata kepada roh ibuku:
Bunda, aku ingin menjadi orang sabar
Kesabaran mencegah aku berbuat kesalahan.
Baca Juga: Kapolres Subang AKBP Sumarni lepas mudik gratis untuk tujuan Semarang, Tasikmalaya dan Ciamis
Artikel Terkait
Mengenang sosok penyair Legenda Indonesia, Sapardi Djoko Damono
Salah satu penyair terbaik Indonesia, ini biografi singkat W.S Rendra
Selalu memiliki makna mendalam, ini 3 contoh karya W.S Rendra
Radhar Panca Dahana, jurnalis, esais dan sastrawan legenda Indonesia
Kumpulan puisi pilihan dari buku karya Radhar Panca Dahana, berjudul Manusia Istana: Sekumpulan Puisi Politik
Biografi singkat kehidupan Remy Sylado, seorang sastrawan, sutradara, dan aktor legenda Indonesia
Mengenal Afrizal Malna, Sastrawan Indonesia dengan segudang pernghargaan!