diiring doa lewat sepucuk surat
Keretaapi pertama kembali
Meluncur di tanah datar
membawa seember minyak
untuk menyalakan semangat
Masadepan kelak berhenti juga
Di garis yang kita namakan takdir
tapi kasih-sayang terus dilafalkan
bersama birahi yang berubah biru.
Citra
Sudah selesaikah air matamu mengalir
di pipi lantas jatuh di jari kaki
Artikel Terkait
Mengenang sosok penyair Legenda Indonesia, Sapardi Djoko Damono
Salah satu penyair terbaik Indonesia, ini biografi singkat W.S Rendra
Selalu memiliki makna mendalam, ini 3 contoh karya W.S Rendra
Radhar Panca Dahana, jurnalis, esais dan sastrawan legenda Indonesia
Kumpulan puisi pilihan dari buku karya Radhar Panca Dahana, berjudul Manusia Istana: Sekumpulan Puisi Politik
Biografi singkat kehidupan Remy Sylado, seorang sastrawan, sutradara, dan aktor legenda Indonesia
Mengenal Afrizal Malna, Sastrawan Indonesia dengan segudang pernghargaan!