Baca Juga: Gelar mudik gratis, PT DAHANA berangkatkan pemudik dengan tujuan Tegal, Semarang dan Yogyakarta
Mari bersujud tegak menghadapi segala nistaan
Sebab kita mungkin tidak punya arti apa-apa
Tapi bukan sampah di antara sampah-sampah.
Di Depan Cermin
Di cermin yang baru di-lap
aku melihat rembulan
dan suara ketawa
Siapa yang menanam manggis di kebunku
membuahkan rambutan dan cempedak
Buah-buah di kebunku ada pada musimnya
kecuali kates terus berbuah di semua musim
seperti begitu cinta berbuah dalam hati
Artikel Terkait
Mengenang sosok penyair Legenda Indonesia, Sapardi Djoko Damono
Salah satu penyair terbaik Indonesia, ini biografi singkat W.S Rendra
Selalu memiliki makna mendalam, ini 3 contoh karya W.S Rendra
Radhar Panca Dahana, jurnalis, esais dan sastrawan legenda Indonesia
Kumpulan puisi pilihan dari buku karya Radhar Panca Dahana, berjudul Manusia Istana: Sekumpulan Puisi Politik
Biografi singkat kehidupan Remy Sylado, seorang sastrawan, sutradara, dan aktor legenda Indonesia
Mengenal Afrizal Malna, Sastrawan Indonesia dengan segudang pernghargaan!