ESAI: Sidang umum PBB dan diskursus pertaruhan kemanusiaan universal

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 16:39 WIB
Rudi Haryono, Dosen Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA)
Rudi Haryono, Dosen Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA)

Baca Juga: Wasit Ahmad Al Ali kembali pimpin laga Indonesia vs Arab Saudi, netralitas dipertanyakan jelang duel di Jeddah

Sehingga PBB tidak akan dianggap macan ompong yang menerapkan standar ganda terhadap isu kemanusiaan dan disetir oleh negara mana pun dan oleh pihak serta kepentingan negara tertentu.

Semoga dengan banyaknya negara-negara yang mengakui kemerdekaan Palestina dapat menjadi sebuah peringatan keras dan upaya preventif bagi zionis Israel untuk segera menghentikan upaya upaya yang melanggar nilai nilai kemanusiaan yang universal serta menghentikan genosida dan upaya pencaplokan (aneksasi) terhadap wilayah di Palestina dan negara lainya terlebih dengan isu gila menciptakan negara Israel Raya.

Isu dan krisis kemanusian di Palestina adalah merupakan pertaruhan PBB dan seluruh negara-negara di dunia bagi yang masih memiliki nilai dan identitas sebagai manusia, kecuali mereka bukan bagian dari keluarga manusia (family of human).

Rudi Haryono, Dosen Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) dan Mahasiswa S3 Unika Atma Jaya Jakarta

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X