Kalender Jawa, seperti banyak kalender tradisional lainnya, sangat terkait dengan siklus bulan (kalender qomariyah).
Penelitian dalam kronobiologi (studi tentang ritme biologis) menunjukkan bahwa siklus bulan dapat memengaruhi perilaku manusia dan hewan, meskipun mekanismenya masih diperdebatkan.
Perubahan mood, tingkat energi, atau bahkan mimpi, bisa jadi terkait dengan fluktuasi medan gravitasi atau elektromagnetik yang terkait dengan fase bulan.
Satu Suro terjadi pada awal bulan Muharram dalam kalender Islam, yang merupakan bulan pertama kalender Qomariyah.
Sebagaimana disampaikan oleh Foster, R. G., & Kreitzman, L. (2009) dalam bukunya yang berjudul 'Rhythms of Life: The Biological Clocks that Control the Daily Lives of Every Living Thing.' yang diterbitkan oleh Yale University Press.
Meskipun tidak secara spesifik membahas Satu Suro, buku ini memberikan dasar ilmiah tentang ritme biologis yang dipengaruhi lingkungan.
Baca Juga: WNI ceritakan momen mencekam saat perang Iran-Israel: Setiap malam ada serangan
Malam Satu Suro menghadirkan Efek Plasebo dan Kekuatan Keyakinan bagi masyarakat Jawa. Ritual dan keyakinan kolektif pada Satu Suro dapat memicu efek plasebo yang kuat.
Ketika individu atau komunitas sangat meyakini bahwa suatu ritual akan membawa berkah atau pembersihan, otak dapat melepaskan neurotransmitter yang memicu rasa tenang, fokus, dan kesejahteraan.
Ini bisa menjelaskan mengapa banyak orang merasakan ketenangan batin atau pengalaman spiritual yang intens selama Satu Suro.
Narasi tersebut bisa kita temukan pada pemikiran Kaptchuk, T. J., & Miller, F. G. (2015) dalam bukunya yang berjudul 'Placebo effects: Dabbling in a dark art. JAMA Internal Medicine, 175 (1), 101-103.'.
Baca Juga: Presiden Prabowo terima panggilan dari Presiden Korea Selatan, ini poin-poin yang dibahas
Meskipun lagi-lagi tidak spesifik Satu Suro, pemikiran dalam buku ini mendukung gagasan bahwa keyakinan kuat dapat memiliki efek nyata pada pengalaman subyektif.
Malam Satu Suro menghadirkan Resonansi Schumann dan Meditasi Kolektif.
Artikel Terkait
Kementerian PKP siapkan 10.000 unit rumah subsidi untuk Jawa Barat
Gubernur Dedi Mulyadi tegaskan pentingnya ketertiban umum sebagai fondasi pembangunan Jawa Barat
ESAI: Pesan Tan Malaka buat pergerakan kaum muda, refleksi atas pikiran, perjuangan, dan semangat yang tak pernah mati
Lembur Pakuan: Pesona kampung Gubernur Jawa Barat yang menyulap Subang jadi destinasi favorit
ESAI: Sastra Indonesia antara retrospeksi dan resolusi di era literasi digital
Cak Imin terharu hadiri siraman Al Ghazali: Tradisi Jawa yang spiritual dan penuh makna
Ahmad Dhani sebut ngunduh mantu Al Ghazali sebagai peristiwa budaya, pajang foto raja Jawa di venue