ESAI : Ternyata tahun kejutan

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Jumat, 27 Desember 2024 | 02:18 WIB
Lukman Nurhakim, Direktur Utama Perumda TRS
Lukman Nurhakim, Direktur Utama Perumda TRS

Upaya-upaya tersebut juga terpicu oleh bencana yang amat mengguncang. Kadang keadaan terdesak bisa melahirkan banyak ide dan kreatifitas.

Pada 7 Januari di sore hari, mata air Cipondok hancur tergusur longsoran tanah setinggi 30 meter. Itulah mata air terbesar yang kami kelola dengan debit lebih dari 1.800 liter per detik.

Akibatnya sangat fatal. Menggerus pipa transmisi dari mata air ke reservoar di Cisalak. Infrastruktur lainnya di area mata air juga hancur tak bersisa.

Layanan ke 14 ribu pelanggan di Kecamatan Jalancagak, Cisalak dan Kasomalang terhenti. Otomatis pendapatan hampir Rp2 miliar/bulan hilang.

Baca Juga: Wamendagri Bima Arya kunjungi Kabupaten Subang, tinjau sistem irigasi warisan era kolonial Belanda yang sudah 5 tahun rusak

Pelanggan teriak tidak ada air. Pj Bupati hingga Gubernur Jabar minta dalam tempo tiga hari, air sudah kembali mengalir. Kami pun pontang-panting. Dibentuklah tim khusus penanggulangan bencana longsor.

Kami gerak cepat jemput bola minta bantuan pipa ke Kementerian PUPR. Gudang pipanya di Bekasi kami tongkrongin. Dua hari bantuan pipa datang.

Siang malam kami pasang pipa transmisi. Sesekali berhenti, lari ke tempat aman saat terjadi hujan. Khawatir terjadi longsor susulan.

Saat begini saya minta semua tim memiliki sense of crisis. Cepat tanggap, tidak harus selalu diperintah. Lakukan inisiatif dan perhatikan kebutuhan air ke pelanggan secara darurat melalui kendaraan tangki.

Baca Juga: Ups! seperti ini cara Agensi STY gunakan artis Korsel minta dukungan agar Shin Tae-yong tetap bisa bertahan sebagai pelatih Timnas Indonesia

Beruntung kami sesama tukang ledeng se-Jawa Barat kompak saling membantu. BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat semua kompak menangani bencana ini.

Saat yang lain semua pulang, tinggal kami sendirian berjibaku memulihkan layanan. Rasanya selama satu bulan kurang tidur.

Setiap pagi hingga sore tim bergantian mendistribusikan air ke masyarakat. Situasi jadi agak runyam karena menjelang pemilu legislatif.

Banyak yang ingin dianggap punya jasa di masyarakat. Beberapa di antara kami mengalami sakit karena kelelahan.

Baca Juga: H-1 Natal 2024 hingga pukul 16.00 WIB, Astra Tol Cipali sebut terjadi peningkatan untuk kendaraan menuju Cirebon

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X