Upaya-upaya tersebut juga terpicu oleh bencana yang amat mengguncang. Kadang keadaan terdesak bisa melahirkan banyak ide dan kreatifitas.
Pada 7 Januari di sore hari, mata air Cipondok hancur tergusur longsoran tanah setinggi 30 meter. Itulah mata air terbesar yang kami kelola dengan debit lebih dari 1.800 liter per detik.
Akibatnya sangat fatal. Menggerus pipa transmisi dari mata air ke reservoar di Cisalak. Infrastruktur lainnya di area mata air juga hancur tak bersisa.
Layanan ke 14 ribu pelanggan di Kecamatan Jalancagak, Cisalak dan Kasomalang terhenti. Otomatis pendapatan hampir Rp2 miliar/bulan hilang.
Pelanggan teriak tidak ada air. Pj Bupati hingga Gubernur Jabar minta dalam tempo tiga hari, air sudah kembali mengalir. Kami pun pontang-panting. Dibentuklah tim khusus penanggulangan bencana longsor.
Kami gerak cepat jemput bola minta bantuan pipa ke Kementerian PUPR. Gudang pipanya di Bekasi kami tongkrongin. Dua hari bantuan pipa datang.
Siang malam kami pasang pipa transmisi. Sesekali berhenti, lari ke tempat aman saat terjadi hujan. Khawatir terjadi longsor susulan.
Saat begini saya minta semua tim memiliki sense of crisis. Cepat tanggap, tidak harus selalu diperintah. Lakukan inisiatif dan perhatikan kebutuhan air ke pelanggan secara darurat melalui kendaraan tangki.
Beruntung kami sesama tukang ledeng se-Jawa Barat kompak saling membantu. BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat semua kompak menangani bencana ini.
Saat yang lain semua pulang, tinggal kami sendirian berjibaku memulihkan layanan. Rasanya selama satu bulan kurang tidur.
Setiap pagi hingga sore tim bergantian mendistribusikan air ke masyarakat. Situasi jadi agak runyam karena menjelang pemilu legislatif.
Banyak yang ingin dianggap punya jasa di masyarakat. Beberapa di antara kami mengalami sakit karena kelelahan.
Artikel Terkait
Usai kejar target PAD, Perumda TRS akan lakukan tiga hal ini, salah satunya perbaikan fasilitas untuk menunjang kerja pegawai
BUMD Subang, Perumda TRS berhasil menjadi juara 1 Investment Challenge Tingkat Jawa Barat
ESAI : Peran konten media sosial dalam sampaikan pesan kemanusiaan
Menuju dua besar Project Investment Challenge 2024, Bank Indonesia dan DPMPTSP Jawa Barat kunjungi Perumda TRS dan lokasi Project SPAM Patimban
ESAI : Pilkada Subang, diantara tantangan dan harapan, kita butuh pemimpin yang progresif
Wow! meskipun cashflow terganggu karena bencana mata air Cipondok, Perumda TRS tetap berhasil tuntaskan target PAD 2024
ESAI : Bullying? hindari circle dan lingkungan toxic