Ups! seperti ini cara Agensi STY gunakan artis Korsel minta dukungan agar Shin Tae-yong tetap bisa bertahan sebagai pelatih Timnas Indonesia

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 24 Desember 2024 | 19:13 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mendapatkan dukungan tambahan dari para suporter dari Korea Selatan jelang laga tim Garuda kontra Jepang di Jakarta (Instagram.com/@shintaeyong7777)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mendapatkan dukungan tambahan dari para suporter dari Korea Selatan jelang laga tim Garuda kontra Jepang di Jakarta (Instagram.com/@shintaeyong7777)

GENMILENIAL.ID - Perhelatan ASEAN CUP 2024 yang meninggalkan jejak kegagalan Timnas lolos ke semifinal usai dikalahkan Filipina, 0-1 di babak penyisihan Grup B, Sabtu 21 Desember 2024 makin memanaskan bangku kepelatihan Shin Tae-yong untuk bertahan di Indonesia.

Dalam posisi yang tidak menguntungkan itu, agensi STY mengunakan segala cara agar pelatih berusia 54 tahun itu tetap melatih Timnas.

Salah satunya, mengajak Choi Hyun-suk, penyanyi utama grup Treasure, yang berada di bawah YG Entertainment agar memberikan support kepada STY.

Berbekal status Choi Hyun-suk yang memiliki 91 ribu followers, dan punya banyak penggemar di Indonesia, plus keberadaannya di YG Entertainment sebagai agensi hiburan multinasional Korsel yang mengontrak artis-artis ternama negeri itu, seperti Eun Ji-won, 2NE1, Akdong Musician, Winner, dan Blackpink.

Baca Juga: H-1 Natal 2024 hingga pukul 16.00 WIB, Astra Tol Cipali sebut terjadi peningkatan untuk kendaraan menuju Cirebon

Dipasikan agensi STY secara membabi-buta ingin membangun terus citra positif bagi STY, sekaligus mengurangi tekanan akibat cara melatihnya yang tidak lagi efektif dan produktif bagi Timnas.

Dalam postingan terbaru di IG @choihyunsuk.id, rapper sekaligus dancer itu mengatakan: "buat teume (temen) yang ada di Indonesia", "tolong dukung coach shin taeyong banyak-banyak", "aku juga bakalan berdoa buat atlet sepakbola indonesia yang dibawah pelatihan coach shintaeyong."

Apa yang dilakukan agensi STY tersebut bukan hal baru. Berulang kali, ketika STY dalam posisi terdesak dan dikritik karena kegagalan meramu taktik dan strategi, cara melatih yang salah ketika menangani para pemain Timnas yang bermain di Liga Eropa atau ketidakkonsisten dalam menyusun starting eleven Timnas, para buzzer STY yang dibina agensi tersebut langsung beraksi.

Agensi STY tersebut memanfaatkan 'demam korea' yang ada pada masyarakat Indonesia, terutama pecinta sepakbola nasional, agar terus mendukung STY meskipun pelatih tersebut tidak istimewa. Mengapa STY tidak istimewa?

Baca Juga: Pastikan penggunaan senpi sesuai aturan, Wakapolres Subang pimpin langsung pemeriksaan senpi dinas anggota polisi

Ya, dalam jumpa media setelah pertandingan Indonesia vs Filpina yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Jateng itu, STY jelas-jelas menyatakan bahwa jika dirinya membawa Timnas Senior ke ajang ASEAN Cup ini maka hasil juara pasti diraih.

Pernyataan itu jelas menegaskan sikap plin-plan STY, serta memanipulasi fakta karena saat membentuk tim tersebut, STY punya wewenang penuh memilih siapa saja pemain yang masuk skuad.

Sontak pernyataan itu kian menegaskan bahwa kualitas STY tidak seistimewa seperti dalam gambaran pecinta sepakbola nasional.

Dirinya tidak mempu menjadikan timnas pilihannya itu, yang mayoritas dihuni para pemain di bawah usia 22 tahun, menjadi tim yang tangguh di ASEAN Cup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: Media Sosial

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X