1. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dengan penyelarasan 8 (delapan) nilai utama karakter bangsa yang menekankan pada penguatan nilai-nilai karakter yang meliputi religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas dengan harmonisasi olah hati, olah pikir, olah rasa, dan olah raga melalui upaya menyeimbangkan potensi siswa secara holistik melalui berbagai kegiatan.
2. Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
3. Kegiatan Pembiasaan, diantaranya meliputi pagi ceria, upacara bendera, peringatan hari besar nasional, menyanyikan lagu wajib nasional, berdoa dan lain.
4. Kegiatan Ekstrakurikuler seperti pramuka, PMR, paskibra, dan kegiatan keagamaan dan lainnya.
Baca Juga: Del Monte ajukan bangkrut, terkapar utang Rp19 triliun dan perubahan gaya konsumen
Selain dari menejemen kegiatan Pendidikan yang dilaksanakan oleh sekolah, ujung tombak dari hal di atas adalah guru.
Guru harus mampu menuntun peserta didiknya, memiliki kedekatan dengan peserta didik dan menghadirkan pembelajaran yang mendalam, bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik.
Guru harus melaksanakan pembelajaran berdiferensi, pembelajaran berbasis projek dengan keterlibatan aktif dari siswa. Guru hadir dan dirindukan oleh siswanya.
Dari sekelumit yang telah dibahas di atas, tentunya pelaksanaan penerimaan murid baru yang sedang dalam proses saat ini memang sangat menjadi perhatian, namun di sisi lain perlu diperhatikan pula terutama mengenai bagaimana pembentukan karakter yang memang bangsa ini rindukan setelah proses SPMB ini berlangsung.
Kita seyogyanya tidak melulu membahas kekurangan dari sistem penerimaan siswa baru saat ini saja yang memang membutuhkan proses.
Biarkan sistem penerimaan siswa ini berjalan dengan baik dulu sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
Meskipun tidak bisa kita mungkiri masih banyak kekurangan yang menimbulkan cenah perilaku negatif.
Evaluasi mengenai perbaikan akan kemudian dilakukan dikemudian hari berdasarkan hal-hal tersebut oleh pemerintah, terutama Kementerian terkait.
Semoga sistem penerimaan murid baru saat ini dapat menjadi proses dan mengantarkan siswa untuk memiliki karakter yang lebih hebat yang bangsa ini rindukan.
Artikel Terkait
Mendikdasmen libatkan sekolah swasta dalam SPMB, sebut daya tampung sekolah negeri jadi salah satu pertimbangan
Telisik skandal dugaan jual beli 'kursi' SPMB 2025 di Bandung, disebut Rp8 juta per siswa
Skandal SPMB Bandung 2025: Dugaan praktik titipan anak pejabat untuk masuk sekolah favorit disorot
KPK awasi ketat SPMB 2025, soroti potensi suap hingga gratifikasi di dunia pendidikan
ESAI: Membedah anatomi kauniyah, geomorfologi sastra, semiotika, dan filsafat fluiditas
Disiplin dan tangguh! 50 pelajar Subang lulus pendidikan karakter, Kang Akur: Anak kita bukan nakal, tapi spesial
Viral memo titipan SPMB, Wakil Ketua DPRD Banten akui tanda tangan tapi bantah intervensi