ESAI: Aktivisme dan kesadaran intelektual, jejak panjang dari ruang akademik ke medan perubahan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 3 Juli 2025 | 03:56 WIB
Yaya Suryana - Jurnalis
Yaya Suryana - Jurnalis

Menjaga api kesadaran

Aktivisme yang lahir dari kaum intelektual dan akademisi adalah pilar penting dalam menjaga kesehatan demokrasi.

Ia adalah suara hati nurani, sekaligus koreksi terhadap kekuasaan yang lupa batas.

Dalam dunia yang penuh kebisingan, aktivis intelektual harus tetap menyuarakan kebenaran, tenang, tajam, dan tak gentar.

Dan di tengah zaman yang berubah cepat, pertanyaannya bukan lagi siapa yang berkuasa.

Tapi siapa yang masih punya keberanian untuk berpikir, bersuara, dan bertindak demi kebaikan bersama.

Yaya Suryana, Jurnalis dan Alumni Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Feodalisme warisan budaya materi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:45 WIB

ESAI: Berkah Tuhan vs monopoli materi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:44 WIB

ESAI: Pada hari kemerdekaan, biarkan pekerja pulang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 01:26 WIB

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB
X