ESAI : Pilkada Subang, diantara tantangan dan harapan, kita butuh pemimpin yang progresif

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Sabtu, 24 Agustus 2024 | 22:56 WIB
Ucu, S.S, Praktisi Pendidikan
Ucu, S.S, Praktisi Pendidikan

Harapan untuk pilkada di Subang

Terlaksananya pilkada dengan sukses, harapan pelaksanaan pilkada yang sukses, dalam arti aman dan lancar hingga akhir sangat diharapkan oleh seluruh elemen masyarakat Kabupaten Subang.

Baca Juga: Apa itu hipersomnia? gangguan tidur yang sering disalahpahami

Mulai dari saat ini, pendaftaran calon hinnga penetapan Bupati terpililh nanti. Guna mencapai Pilkada yang sukses ini, peran semua stakeholder perlu terlaksana dengan maksimal.

Peran KPUD, Bawaslu daerah, partai politik dengan elit politiknya, pengamanan kepolisian dan TNI perlu terlaksana sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Pemilu yang bebas dari kecurangan, harapan lainnya adalah terciptanya Pilkada yang bersih dan bebas dari kecurangan.

Penegakan hukum yang tegas terhadap praktik politik uang dan pelanggaran lainnya harus menjadi prioritas.

Ini penting untuk memastikan bahwa pemimpin yang terpilih benar-benar dipilih berdasarkan kapasitas dan integritasnya, bukan karena manipulasi dan praktik tidak etis.

Baca Juga: Jarang dipilih, ini 7 manfaat konsumsi mangga muda untuk kesehatan

Pemimpin yang visioner dan inovatif, harapan besar masyarakat Subang dalam Pilkada adalah terpilihnya pemimpin yang visioner dan inovatif.

Pemimpin yang mampu merumuskan kebijakan-kebijakan strategis untuk memajukan Subang di berbagai bidang, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, bahkan permasalahan lapangan pekerjaan.

Dengan potensi alam dan sumber daya manusia yang dimiliki, Subang memerlukan pemimpin yang mampu melihat jauh ke depan dan berani mengambil langkah-langkah progresif.

Pilkada menjadi momentum mencerdaskan Masyarakat, masyarakat perlu tercerahkan oleh gelarnya pilkada ini, dalam arti pilkada ini menjadi media pendidikan bagi masyarakat, terutama pendidikan politik.

Kesadaran membangun daerahnya, kesadaran meningkatkan potensi dan kualitas diri dengan keterampilan yang dimiliki serta mengembangkan potensi daerahnya dengan memanfaatkan dukungan dari pemimpin hasil pilihan masyarakatnya sendiri.

Baca Juga: 6 Tips mengurangi kadar gula pada nasi putih

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X