Gempar ayah kandung di Klaten cabuli 2 putrinya sejak 2020, polisi: Kakak dan adik menulis kronologi di buku diary

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 19 Mei 2026 | 11:56 WIB
Ilustrasi - kekerasan seksual dan diary korban pelecehan oleh ayah kandung di Klaten, Jawa Tengah (Freepik/Freepik - Instagram/polres_klaten)
Ilustrasi - kekerasan seksual dan diary korban pelecehan oleh ayah kandung di Klaten, Jawa Tengah (Freepik/Freepik - Instagram/polres_klaten)

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi kekerasan seksual tersebut diduga telah berlangsung sejak tahun 2020 hingga Mei 2026.

Perbuatan itu tidak hanya terjadi di satu tempat, melainkan di beberapa wilayah seperti Klaten, Yogyakarta, dan Salatiga.

Baca Juga: 900 Santri Tebuireng diedukasi IFG, waspada pinjol ilegal hingga investasi bodong

Hal ini menunjukkan bahwa tindakan tersebut dilakukan berulang kali dalam jangka waktu yang panjang sebelum akhirnya terungkap.

Pelaku langsung diamankan

Kasus ini terungkap setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Mendapat laporan tersebut, aparat langsung bergerak cepat melakukan penanganan.

“Setelah budenya menyampaikan hal tersebut, kami melaksanakan klarifikasi kepada korban dan langsung menjemput tersangka dan langsung memproses,” terang Faruk.

Ia menyebutkan bahwa proses penangkapan berlangsung sangat cepat.

Baca Juga: Pilu balita 2 tahun di Padang dianiaya ayah kandung, alami luka air panas hingga bekas gigitan

“Jadi memang prosesnya cepat sekali, kurang dari empat jam tersangka sudah kami amankan dan sudah kami laksanakan penahanan,” imbuhnya.

Pendampingan psikologis korban

Selain menindak pelaku secara hukum, kepolisian juga memberikan perhatian serius terhadap kondisi mental korban.

Pendampingan psikologis menjadi prioritas untuk membantu pemulihan trauma yang dialami.

“Fokus kami adalah bagaimana memulihkan secara psikis dan mental para korban yang menjadi korban pelecehan seksual. Pendampingan psikologis korban jadi prioritas kami,” jelas Faruk.

Baca Juga: Tuai pujian, ibu-ibu di Wonogiri rela jaga perlintasan KA tanpa palang pintu demi keselamatan warga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X