Blak-blakan Menkeu Purbaya soal Prabowo di podcast Denny Sumargo: Presiden menerima masukan dan menerapkan dengan baik

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 3 Juli 2026 | 17:48 WIB
Menkeu Purbaya ungkap komunikasi para menteri dengan Presiden Prabowo (Instagram/menkeuri)
Menkeu Purbaya ungkap komunikasi para menteri dengan Presiden Prabowo (Instagram/menkeuri)

GENMILENIAL.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa komunikasi antara para menteri dengan Presiden Prabowo Subianto berjalan secara intensif, terutama dalam membahas berbagai kebijakan strategis pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan Purbaya saat menjadi bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo. Ia menegaskan bahwa pertemuan dengan Presiden kerap dilakukan bersama sejumlah menteri dari sektor penting.

“Ngobrol lah, tapi enggak semua menteri, yang sering ikut tuh 10 orang, 12 orang, sektor-sektor penting. Kalau saya kenapa dipanggil, karena pasti buntutnya minta uang kan?” ujar Purbaya, dikutip Jumat, 3 Juli 2026.

Baca Juga: Kebakaran TPA Jatiwaringin: Sentilan WALHI sebut kegagalan pengelolaan sampah

Menurutnya, dalam setiap pertemuan tersebut, para menteri memiliki tugas untuk menyampaikan berbagai risiko dari program atau kebijakan yang akan dijalankan pemerintah.

Presiden dinilai paham detail dan cepat ambil keputusan

Dalam perbincangan tersebut, Purbaya juga menanggapi anggapan bahwa para pejabat tidak saling berkomunikasi. Ia menegaskan bahwa komunikasi justru berjalan aktif dan intens.

Purbaya bahkan menilai Presiden Prabowo sebagai sosok yang cepat dalam menyesuaikan diri terhadap berbagai situasi dan masukan yang diberikan.

“Dia orang pintar, cepat sekali adjust-nya,” kata Purbaya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya soal perbaikan MBG: BGN Diobrak-abrik dan dilakukan penghematan besar-besaran

Ia juga menirukan bagaimana Presiden bisa langsung merespons ketika ada kebijakan yang dinilai terlalu lambat dijalankan.

“Kamu gimana? Kenapa lama banget kamu? Kamu saya suruh kenapa minta setahun lagi? Minta studi kelayakan lagi itu minimal setahun?” ujarnya menirukan Prabowo.

Selain itu, Purbaya menyebut bahwa Presiden juga memiliki kemampuan mengingat detail angka-angka yang disampaikan para menteri.

“Dari situ saya tahu Presiden itu pintar, ingat angka-angka yang kita sebutkan. Jadi, enggak berani ngibul. Kalau jelek kita ngomong aja biar dia ambil keputusan,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X