Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengingatkan agar pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny tetap diaudit oleh lembaga berwenang.
Baca Juga: CEO Promedia: Bersihkan oknum MBG, program unggulan Presiden jangan jadi proyek pribadi
Ia menegaskan bahwa setiap penggunaan dana APBN harus bisa dipertanggungjawabkan di depan publik.
“APBN itu perlu dipertanggungjawabkan untuk apa pun kegiatannya. Saya kira perlu dilaksanakan audit terlebih dahulu terhadap pembangunan dari ponpes yang menggunakan APBN,” kata Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 13 Oktober 2025.
Menurut politikus PAN itu, audit penting dilakukan agar ada akuntabilitas publik.
“Ini berlaku tidak hanya untuk ponpes yang kemarin mengalami musibah, tetapi untuk semua ponpes yang ada,” ujarnya.
Baca Juga: Mentan Amran cabut izin 2.039 kios pupuk bersubsidi, kerugian petani ditaksir Rp600 miliar
DPR minta pembahasan diperjelas
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meminta agar penggunaan APBN untuk renovasi Ponpes Al Khoziny dikaji ulang dan dibicarakan secara resmi antara kementerian terkait.
“Tentu itu harus dibicarakan dulu, minimal di tingkat kementerian, di pemerintahan,” kata Saan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 11 Oktober 2025.
Ia menambahkan, koordinasi dengan DPR juga penting agar keputusan tidak menimbulkan polemik.
“Dengan DPR juga tentu bicara, khususnya dengan Komisi V, supaya keputusan Menteri PU tidak menimbulkan masalah,” tambahnya.
Baca Juga: Partai Buruh kritik Program Magang Nasional, sebut hina lulusan sarjana dengan gaji UMP
Kementerian PU: Masuk dana pendidikan
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa renovasi Ponpes Al Khoziny akan menggunakan dana pendidikan yang tersedia di Ditjen Perencanaan Strategis Kementerian PU.
Artikel Terkait
Pihak Ponpes Al Khoziny minta maaf, polisi tetap lanjutkan proses hukum hingga dapat dukungan dari MPR
Menag akui minimnya anggaran pesantren, pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny akan dibiayai APBN
Kasus ambruknya Ponpes Al Khoziny naik ke tahap penyidikan, Polda Jatim periksa 17 saksi
Rencana renovasi Ponpes Al Khoziny pakai APBN masih kabur: Menkeu Purbaya ngaku belum diberi tahu, Menteri PU bilang 'masih police line'
Polemik APBN untuk bangun ulang Ponpes Al Khoziny: Menkeu belum terima ajuan, DPR ingatkan risiko kecemburuan sosial
Melihat polemik penggunaan APBN untuk pembangunan ulang Ponpes Al-Khoziny
Renovasi Ponpes Al Khoziny pakai dana APBN, MPR ingatkan soal audit, DPR minta dikaji ulang