Ia menilai perlu adanya penguatan mekanisme pengawasan distribusi BBM subsidi agar tidak terjadi lonjakan konsumsi yang tidak sesuai sasaran.
Baca Juga: PTPN I Ciater didesak serahkan 20 persen lahan ke petani penggarap, ancaman sanksi menguat
Salah satu opsi yang disebut adalah penguatan sistem pengendalian di level SPBU.
“Itu nanya ke Pak Bahlil, mesti ada metode lagi. Nozzle control kalau enggak salah, nanya Pak Bahlil yang ngerti,” ucapnya.
Rincian harga BBM terbaru per 10 Juni 2026
Berdasarkan informasi dari Pertamina Patra Niaga, penyesuaian harga BBM berlaku mulai 10 Juni 2026. Pertamax RON 92 kini naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.
Sementara Pertamax Green RON 95 juga mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Baca Juga: Skandal korupsi Chromebook yang jerat Nadiem Makarim: JPU tolak semua pledoi di sidang replik
Adapun BBM subsidi seperti Pertalite tetap di harga Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Untuk jenis BBM nonsubsidi lainnya, Pertamax Turbo tercatat Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.
Kebijakan penyesuaian harga ini disebut mengikuti dinamika harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Pemerintah menegaskan akan tetap menjaga keseimbangan antara stabilitas fiskal dan daya beli masyarakat.***
Artikel Terkait
Penerimaan pajak neto turun 3,9 persen, DPR sentil Menkeu Purbaya: Ruang fiskal 2026 terancam makin sempit
Menkeu Purbaya akui citra bea cukai terlanjur buruk, minta setahun untuk benahi total
Menkeu Purbaya diminta DPR perketat pengawasan program kementerian lain: Potong anggaran saja tak cukup
Pedagang Gedebage minta Menkeu Purbaya beri solusi nyata usai larangan barang thrifting masuk RI
Menkeu Purbaya pastikan banjir Sumatera tak ganggu pertumbuhan ekonomi nasional
Suami alumni LPDP viral siap kembalikan dana dan bunga, Menkeu Purbaya: Akan kami blacklist
Purbaya bantah isu mundur dari Menkeu: Enggak suka mundur, malah pilih maju