Pertamina ungkap alasan turunkan harga Pertamax Turbo dan 2 BBM nonsubsidi lainnya, sebut soal dinamika pasar minyak dunia

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 2 Juli 2026 | 00:03 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi per 1 Juli 2026 (Instagram/pertaminapatraniaga)
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi per 1 Juli 2026 (Instagram/pertaminapatraniaga)

GENMILENIAL.ID — PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Juli 2026.

Kebijakan ini diambil seiring perubahan harga minyak dunia serta evaluasi berkala terhadap kondisi ekonomi, termasuk daya beli masyarakat.

Penyesuaian harga tersebut berlaku untuk tiga jenis BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.

Sementara itu, harga BBM nonsubsidi lainnya seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Jerit tangis dr. Icha dalam telepon, jadi percakapan terakhir yang masih membekas di ingatan sang ibu

Tiga jenis BBM nonsubsidi turun harga

Berdasarkan informasi resmi Pertamina, penurunan harga paling signifikan terjadi pada Pertamina Dex. BBM jenis ini turun Rp3.650 per liter, dari sebelumnya Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter.

Sementara itu, Dexlite juga mengalami penurunan cukup besar, yakni Rp3.300 per liter. Harga Dexlite kini menjadi Rp19.700 per liter dari sebelumnya Rp23.000 per liter.

Adapun Pertamax Turbo turun Rp1.450 per liter, dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter.

Di sisi lain, harga Pertamax masih bertahan di Rp16.250 per liter, dan Pertamax Green 95 tetap di angka Rp17.000 per liter, mengikuti penyesuaian terakhir pada Juni 2026.

Baca Juga: Ahli toksinologi ungkap detik-detik dokter Icha ditelepon berulang kali: Saya dibentak-bentak

Penyesuaian ikuti harga minyak dunia

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa perubahan harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika pasar minyak global.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga telah disesuaikan dengan regulasi pemerintah yang berlaku.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X