Bukan sekadar uji kompetensi, Kang Rey pasang 'standar baru' ASN Subang: Kinerja, respons publik jadi sorotan utama

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 17 Juni 2026 | 23:05 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) saat memberikan sambutan sekaligus membuka Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja JPTP Tahun 2026 sebagai langkah penguatan kinerja dan reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Subang, Rabu 17 Juni 2026 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) saat memberikan sambutan sekaligus membuka Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja JPTP Tahun 2026 sebagai langkah penguatan kinerja dan reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Subang, Rabu 17 Juni 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Pemerintah Kabupaten Subang di bawah kepemimpinan Bupati Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey mulai mempertegas arah baru reformasi birokrasi.

Melalui pembukaan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2026 di Lembah Ciater Resort, Rabu 17 Juni 2026, penilaian pejabat tak lagi sekadar formalitas, tetapi diarahkan menjadi alat kontrol kinerja yang lebih ketat dan berbasis hasil nyata.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Subang, di mana aspek kepemimpinan, responsivitas, hingga dampak kerja terhadap masyarakat menjadi variabel utama evaluasi.

Baca Juga: Jembatan rusak pascabanjir di Blanakan terancam lumpuhkan ekonomi warga, Kang Rey bidik anggaran Rp16 miliar

Evaluasi bukan seremoni, tapi instrumen perubahan

Kang Rey menegaskan bahwa uji kompetensi tidak boleh dipandang sebagai agenda rutin tahunan tanpa dampak.

Menurutnya, kegiatan ini harus menjadi instrumen penting untuk memastikan jabatan strategis diisi oleh sosok yang benar-benar mampu mendorong percepatan pembangunan daerah.

Ia menekankan bahwa Subang membutuhkan pemimpin birokrasi yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi, kolaborasi, dan orientasi hasil yang jelas.

Pemerintah daerah, kata dia, dituntut bergerak lebih cepat dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Ramai isu 'BEM Bersatu' cuman diatur untuk redam aksi mahasiswa, anggotanya dari beragam kampus dinilai janggal

Tiga indikator baru: Kinerja bawahan hingga respons publik

Dalam arahannya, Kang Rey memperkenalkan penekanan baru dalam sistem evaluasi pejabat. Setidaknya terdapat tiga indikator penting yang kini menjadi perhatian utama dalam penilaian, yakni:

Pertama, laporan kinerja bawahan akan menjadi salah satu dasar evaluasi pejabat. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya dinilai dari individu, tetapi juga dari kemampuan mengelola tim.

Kedua, tindak lanjut terhadap instruksi, baik formal maupun informal, akan masuk dalam bahan penilaian. Artinya, kecepatan eksekusi menjadi faktor penting dalam birokrasi baru Subang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X