Menkeu Purbaya akui citra bea cukai terlanjur buruk, minta setahun untuk benahi total

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 29 November 2025 | 22:45 WIB
Menkeu Purbaya singgung citra buruk Bea Cukai di mata masyarakat (Tangkapan layar YouTube TV Parlemen)
Menkeu Purbaya singgung citra buruk Bea Cukai di mata masyarakat (Tangkapan layar YouTube TV Parlemen)

GENMILENIAL.ID — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta waktu satu tahun kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membenahi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang dinilainya memiliki citra buruk di mata publik.

Ia menegaskan reformasi menyeluruh harus dilakukan tanpa intervensi agar hasilnya efektif.

Citra bea cukai dianggap buruk

Purbaya mengatakan sejumlah kasus yang menjerat oknum pegawai Bea Cukai dalam beberapa tahun terakhir telah merusak kepercayaan publik.

Hal itulah yang mendorongnya meminta mandat penuh kepada Presiden untuk melakukan pembenahan internal.

Baca Juga: Pemerintah kerahkan 4 pesawat dan bantuan besar untuk tanggapi banjir–longsor di Sumatera

“Image Bea Cukai kurang bagus di media, di masyarakat, di pimpinan tertinggi kita. Jadi kita harus perbaiki dengan serius,” ujarnya setelah Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta.

Ia menyebut telah meminta waktu 12 bulan untuk memperbaiki DJBC tanpa gangguan, guna memastikan reformasi berjalan terstruktur.

Ancaman pembekuan hingga penggantian oleh SGS

Purbaya menyebut konsekuensi tegas menanti jika pembenahan tidak membawa hasil. Bahkan pemerintah, menurutnya, bisa saja kembali menggunakan jasa Société Générale de Surveillance (SGS), seperti yang pernah dilakukan pada masa lalu.

Baca Juga: Pengakuan Ira Puspadewi usai keluar dari Rutan KPK, ungkap rekeningnya masih diblokir

“Kalau Bea Cukai nggak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih nggak puas, Bea Cukai bisa dibekukan diganti dengan SGS,” tegasnya.

Ancaman tersebut dinilai menjadi tekanan besar bagi sekitar 16 ribu pegawai DJBC yang terancam dirumahkan jika reformasi gagal mencapai target.

Pemanfaatan AI untuk perkuat pengawasan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X