Asesmen jadi kunci, ribuan ASN Subang belum masuk peta talenta

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 21 Juli 2026 | 15:11 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey (baju putih, tengah) bersama jajaran ASN usai membuka Sosialisasi Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemda Subang, Senin 20 Juli 2026 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey (baju putih, tengah) bersama jajaran ASN usai membuka Sosialisasi Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemda Subang, Senin 20 Juli 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Pemerintah Kabupaten Subang mulai mendorong percepatan manajemen talenta ASN tahun 2026.

Namun di balik upaya itu, masih ada pekerjaan rumah besar, ribuan aparatur belum masuk dalam peta talenta karena belum mengikuti asesmen kompetensi.

Hal ini mengemuka saat Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi membuka sosialisasi manajemen talenta ASN di lingkungan Pemda Subang, Senin, 20 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat kualitas SDM aparatur berbasis sistem merit.

Baca Juga: Terminal Petikemas Patimban beroperasi, Perumda TRS siap genjot pasokan air bersih

Ribuan ASN belum terpetakan

Berdasarkan data yang dipaparkan, Kabupaten Subang telah melakukan asesmen terhadap 4.308 ASN. Namun, masih terdapat 3.325 ASN yang belum mengikuti proses tersebut.

Kondisi ini dinilai krusial karena hasil asesmen menjadi dasar utama dalam pemetaan talenta ASN ke dalam talent box.

Tanpa data tersebut, pengembangan karier dan penempatan jabatan berisiko tidak optimal.

“Saya berharap melalui proses asesmen dan penilaian kinerja yang objektif, akan semakin banyak ASN Kabupaten Subang yang masuk ke dalam talent box 7, 8 dan 9 sebagai calon terbaik yang dimiliki oleh Kabupaten Subang,” ujar Kang Rey dalam sambutannya, Senin, 20 Juli 2026.

Baca Juga: Asprinya diisukan jadi simpanan Febrie Adriansyah, Hotman Paris beberkan pertemuan pertama justru saat pemeriksaan kasus dugaan korupsi

Dorong sistem merit dan anti KKN

Kang Rey menegaskan bahwa manajemen talenta bukan sekadar program administratif, tetapi bagian dari upaya membangun birokrasi yang bersih dan profesional.

“Pada prinsipnya, manajemen talenta ASN bertujuan untuk meningkatkan pencapaian tujuan strategis pembangunan nasional dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X