Jalan amblas dan harapan Ramadan anak-anak Desa Uyem Beriring Gayo Lues usai banjir dan longsor

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 4 Februari 2026 | 19:29 WIB
Harapan anak-anak Gayo Lues saat Ramadan usai bencana banjir akhir November 2025 (Instagram/biawarrd)
Harapan anak-anak Gayo Lues saat Ramadan usai bencana banjir akhir November 2025 (Instagram/biawarrd)

Baca Juga: Diduga hanyut ke Sungai Cijagra, seorang ibu di Bandung hilang usai lantai rumah ambruk

Dalam suasana hangat, ia terlihat bermain sekaligus membagikan Iqro’ kepada anak-anak setempat.

Saat ditanya mengenai harapan menjelang bulan suci Ramadan, jawaban polos anak-anak tersebut justru menyentuh hati.

“Kalau ditanya harapan bulan Ramadan mereka apa? Banyaknya jawab, ‘Mau bisa puasa full’ dengan lantang,” tulis Nabilla.

Salah seorang anak juga mengungkapkan harapan agar masjid di kampungnya bisa kembali digunakan.

Baca Juga: Viral koper bagasi tertinggal, penumpang NAM Air luapkan emosi hingga soroti barang hilang

“Aku pingin nanti bulan puasa kembali lagi masjid kami,” tuturnya.

Anak lainnya berharap kampung mereka bisa pulih seperti sediakala setelah diterpa banjir dan longsor.

BNPB pastikan pemulihan terus dikebut

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues terus dikebut dan berjalan cukup baik.

BNPB menyebut, meski berada di kawasan dataran tinggi, distribusi bantuan logistik berjalan lancar, harga kebutuhan pokok relatif stabil, dan pelayanan kepada masyarakat perlahan mulai pulih.

Baca Juga: Kecelakaan maut dini hari di Tol Cipali Subang, tiga penumpang APV tewas, kendaraan diduga kabur

Sebanyak 2.659 unit hunian sementara (huntara) telah dan akan dibangun di 20 titik yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Gayo Lues.

Pembangunan huntara tersebut ditargetkan selesai sebelum Ramadan tiba.

Selain penyediaan hunian, pemulihan akses jalan darat juga menjadi prioritas utama pemerintah guna mendukung aktivitas warga dan mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X