Jalan amblas dan harapan Ramadan anak-anak Desa Uyem Beriring Gayo Lues usai banjir dan longsor

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 4 Februari 2026 | 19:29 WIB
Harapan anak-anak Gayo Lues saat Ramadan usai bencana banjir akhir November 2025 (Instagram/biawarrd)
Harapan anak-anak Gayo Lues saat Ramadan usai bencana banjir akhir November 2025 (Instagram/biawarrd)

GENMILENIAL.ID — Sudah dua bulan berlalu sejak banjir dan longsor melanda wilayah Sumatera yang berdampak pada tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Meski berbagai upaya pemulihan terus dilakukan, dampak bencana masih terasa kuat, terutama di daerah-daerah terpencil seperti Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu itu tak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menghancurkan fasilitas umum hingga memutus akses jalan penghubung antarwilayah.

Baca Juga: DLH Bekasi pastikan cacahan di TPS liar merupakan uang rupiah asli, asal-usul masih ditelusuri

Hingga awal Februari 2026, akses darat menuju sejumlah desa di Gayo Lues masih menjadi pekerjaan rumah besar dalam masa pemulihan pascabencana.

Jalan menuju Desa Uyem Beriring tinggal setengah

Kondisi terkini jalan menuju Desa Uyem Beriring, Kabupaten Gayo Lues, kembali menjadi sorotan setelah diunggah oleh influencer sekaligus relawan Nabilla Shavira melalui akun media sosialnya.

Dalam video yang diunggah akun @biawarrd, terlihat jalan raya yang dilalui menuju desa tersebut hanya menyisakan setengah badan jalan.

Sebagian aspal amblas akibat longsor, sementara pembatas jalan hanya berupa sebilah bambu sederhana di tepi jurang.

Baca Juga: Dua bulan pascabanjir, warga Desa Sekumur Aceh Tamiang bertahan pakai air sungai keruh

“Banjir udah dua bulan lalu, tapi imbasnya masih sampai sekarang. Satu-satunya akses darat menuju salah satu desa di Gayo Lues, kondisinya seperti ini per 3 Februari 2026,” tulis Nabilla dalam keterangan videonya, dikutip Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa pada fase transisi pemulihan saat ini, rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur harus terus didorong karena jalan tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas warga, termasuk distribusi logistik dan layanan dasar.

Harapan sederhana anak-anak jelang Ramadan

Selain menyoroti kondisi jalan, Nabilla juga membagikan momen kebersamaan dengan anak-anak Desa Uyem Beriring.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X