Debu pekat selimuti Aceh Tamiang usai helikopter mendarat, lumpur kering picu ancaman kesehatan warga

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 30 Januari 2026 | 21:09 WIB
Ancaman debu dari sisa lumpur banjir di Aceh Tamiang (Instagram/berita_aceh_tamiang_offical)
Ancaman debu dari sisa lumpur banjir di Aceh Tamiang (Instagram/berita_aceh_tamiang_offical)

GENMILENIAL.ID — Permasalahan debu di Kabupaten Aceh Tamiang kian mengkhawatirkan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Lumpur sisa banjir yang belum sepenuhnya dibersihkan kini mulai mengering dan berubah menjadi debu tebal yang membahayakan kesehatan warga.

Kondisi ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial, memperlihatkan pekatnya debu beterbangan saat sebuah helikopter mendarat di kawasan permukiman warga.

Baca Juga: Kapolresta Sleman disemprot DPR soal kasus suami lawan penjambret, dinilai tak paham isi KUHP

Video tersebut diunggah akun Instagram @berita_aceh_tamiang_official pada Kamis, 29 Januari 2026.

“Helikopter turun, jadi gelap debunya sampai kayak begitu,” ujar seorang warga dalam rekaman video tersebut.

Debu tebal akibat lumpur kering dan minim hujan

Dalam video itu, suasana yang awalnya tampak cerah berubah drastis menjadi gelap akibat debu yang beterbangan, seiring baling-baling helikopter yang berputar.

Sejumlah personel Brimob terlihat berlarian menjauh untuk menghindari paparan debu tebal.

Baca Juga: Rayakan HUT PDIP dan Megawati, DPC PDIP Banyuwangi gelar sedekah alam di petilasan Mbah Kopek

Warga menyebut, kondisi tersebut dipicu oleh lumpur sisa banjir yang mengering karena belum adanya hujan dalam beberapa hari terakhir.

“Kondisi saat ini di Tamiang. Hujan jadi Kuala Lumpur, panas jadi padang pasir,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Situasi ini membuat warga berada dalam dilema. Jika jalan disiram air, permukaan akan menjadi licin dan berbahaya bagi pengendara.

Namun jika dibiarkan, debu terus beterbangan dan mengganggu pernapasan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X