Dua bulan pascabanjir, warga Desa Sekumur Aceh Tamiang bertahan pakai air sungai keruh

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 4 Februari 2026 | 18:47 WIB
Warga Desa Sekumur, Aceh Tamiang yang bertahan dengan air keruh untuk kebutuhan sehari-hari (Instagram/rifkyjafarthalib.official)
Warga Desa Sekumur, Aceh Tamiang yang bertahan dengan air keruh untuk kebutuhan sehari-hari (Instagram/rifkyjafarthalib.official)

GENMILENIAL.ID — Dua bulan setelah banjir bandang dan tanah longsor menerjang Aceh Tamiang pada akhir November 2025, kondisi kehidupan warga belum sepenuhnya pulih.

Di Desa Sekumur, salah satu wilayah terdampak parah, persoalan krisis air bersih kini menjadi beban baru yang harus dihadapi masyarakat setiap hari.

Bencana hidrometeorologi tersebut meninggalkan jejak kerusakan serius, mulai dari rumah warga yang hancur, lumpur tebal, hingga kayu gelondongan yang menumpuk di permukiman.

Baca Juga: Diduga hanyut ke Sungai Cijagra, seorang ibu di Bandung hilang usai lantai rumah ambruk

Namun, di balik reruntuhan itu, kesulitan warga kini bergeser pada kebutuhan paling mendasar: air bersih.

Air sungai keruh terpaksa jadi andalan

Warga Desa Sekumur terpaksa menggunakan air sungai yang keruh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk minum.

Kondisi tersebut terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @rifkyjafarthalib.official pada Rabu, 4 Februari 2026.

“Air ambil dari sungai, bakal dipakai untuk air minum. Nanti akan dimasak,” ucap seorang bocah dalam video tersebut.

Baca Juga: Viral koper bagasi tertinggal, penumpang NAM Air luapkan emosi hingga soroti barang hilang

Tak hanya air sungai, kondisi sumur milik warga juga memprihatinkan.

Air yang diambil dari sumur masih berwarna keruh dan tercampur lumpur sisa banjir, sehingga tidak layak dikonsumsi.

“Air sekeruh ini diambil dari sungai yang akan dimasak untuk dijadikan air minum, coba udah dua bulan Sekumur ini,” sambung suara dalam video itu.

Bertahan hidup di tengah ancaman penyakit

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X