Ribuan warga padati Alun-Alun, wayang golek bukti kecintaan masyarakat Subang pada budaya Sunda

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 18 April 2026 | 13:48 WIB
Pagelaran wayang golek oleh dalang Dadan Sunandar Sunarya Putra Giriharja Putra Giriharja 3 memeriahkan Milangkala ke-78 Kabupaten Subang di Alun-Alun, disambut antusias ribuan warga, Jumat, 17 April 2026 malam (Dok. Istimewa)
Pagelaran wayang golek oleh dalang Dadan Sunandar Sunarya Putra Giriharja Putra Giriharja 3 memeriahkan Milangkala ke-78 Kabupaten Subang di Alun-Alun, disambut antusias ribuan warga, Jumat, 17 April 2026 malam (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID - Antusiasme masyarakat Subang terlihat begitu tinggi saat menyaksikan pagelaran wayang golek dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang.

Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati Alun-Alun Subang untuk menikmati pertunjukan seni tradisional khas Sunda tersebut, Jumat, 17 April 2026 malam.

Pagelaran wayang golek yang dibawakan oleh dalang kenamaan Dadan Sunandar Sunarya Putra Giriharja 3 semakin semarak dengan penampilan hiburan ngabodor dari Ohang dan Ceu Popon.

Suasana penuh tawa dan kekaguman tampak menyelimuti lokasi acara, menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Baca Juga: Raih 2 hibah riset sekaligus, akademisi ITB dorong desain jadi kunci pengembangan kota dan industri

Antusiasme tinggi, lintas generasi bersatu

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat.

Ia menilai kehadiran warga dari berbagai usia menjadi bukti nyata bahwa wayang golek mampu menjadi penghubung lintas generasi.

“Ieu janten penyambung lintas generasi, ti generasi Z, milenial, dugi ka kolotnial, sadayana tiasa ngahiji nonton wayang golek,” ujarnya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam mengikuti pagelaran ini menunjukkan bahwa budaya Sunda masih dijaga dan dicintai oleh masyarakat Subang.

Baca Juga: HUT ke-78 Subang jadi ajang evaluasi, Sekda akui layanan dan infrastruktur masih dikeluhkan warga

“Haturnuhun ka sadaya masyarakat Subang nu tos ngarojong. Wayang golek minangka budaya luhur urang sadayana kedah terus dimumule. Ningali antusiasme masyarakat, ieu nunjukkeun yen urang teu poho kana budaya sorangan,” tambahnya.

Lebih dari hiburan, wayang golek sarat nilai kehidupan

Selain sebagai hiburan, wayang golek juga dinilai memiliki nilai edukatif yang penting bagi masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X