Webinar Promedia Group: Bedah platform untuk hasilkan konten sesuai karakter media sosial

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 17 Juli 2026 | 11:17 WIB
Webinar ‘Inside the Digital Ecosystem: Membedah Platform dan Pola Kerja Kreator Profesional’ oleh Promedia Group (Dok. Promedia)
Webinar ‘Inside the Digital Ecosystem: Membedah Platform dan Pola Kerja Kreator Profesional’ oleh Promedia Group (Dok. Promedia)

GENMILENIAL.IDPromedia Group sukses menggelar webinar gratis yang membahas strategi pembuatan konten digital agar sesuai dengan karakter masing-masing platform media sosial.

Kegiatan ini diikuti oleh jurnalis mitra Promedia Group serta masyarakat umum yang tertarik dengan dunia konten digital.

Mengusung tema 'Inside the Digital Ecosystem: Membedah Platform dan Pola Kerja Kreator Profesional', webinar ini menghadirkan General Manager Media Network Promedia Group, Agil Hari Santoso, sebagai pemateri utama.

Ia membagikan wawasan seputar cara meningkatkan engagement konten di tengah dinamika media sosial yang terus berubah.

Baca Juga: Kebakaran TPA Panembong jadi alarm, Kang Rey siapkan TPS 3R: TPA disebut bom waktu

Pentingnya memahami karakter platform

Dalam pemaparannya, Agil menyoroti fenomena naik-turunnya engagement konten yang kerap dialami kreator.

Menurutnya, hal tersebut wajar terjadi jika kreator belum sepenuhnya memahami karakter audiens dan platform yang digunakan.

“Kita sering mengalami konten yang kita unggah punya engagement tinggi, tapi di konten berikutnya bisa menurun. Ini karena kita belum sepenuhnya memahami habit audiens,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa setiap platform memiliki kebiasaan pengguna yang berbeda. Oleh karena itu, konten tidak bisa disamaratakan dan harus disesuaikan dengan karakter masing-masing platform.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih dibayangi isu pengadaan kipas angin Rp1,8 triliun, sang menteri koperasi malah ngaku tak tahu

Menyesuaikan konten dengan kebiasaan audiens

Agil mencontohkan, platform seperti X dan Threads lebih cocok untuk konten berbentuk utas atau diskusi singkat.

Sementara itu, Instagram dan TikTok mengandalkan visual dan video pendek yang menarik perhatian dalam waktu singkat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X